Iklan Tebuireng.Online

Cerpen

Merengkuh Asa di Akhir Senja

Oleh: Qurratul Adawiyah* Embun pagi membasahi reranting pepohonan dan dedaunan serta bunga-bunga dengan penuh kedinginan yang merasuk hingga ke sumsum tulangku, suara burung pun dan desiran angin menemani...

Sepotong Maaf Untuk Beni

Oleh:Latifatul Fajriyah* Hembusan angin malam kembali menerpa tubuhku hingga menusuk pori-pori kulit yang melebar. Sekalipun tubuhku sudah dibalut oleh kaus panjang dan jaket tebal yang kebesaran, tetap saja...

Terlalu Jauh Mencari Kebahagiaan

Oleh: Moh. Zulfikri* Mentari pagi kembali menyinari, memecah sejuknya pagi. Suasana hangat membuatku semangat untuk memulai hari. Hari ini memang lebih semangat dari biasanya, bagaimana tidak? Hari ini...

Pelukan Senja Itu

Oleh: Umdatul Fadhilah* Matahari tepat berada di atas ubun-ubunku. Tidak salah lagi, jam tanganku menunjukkan pukul dua belas siang. Segera aku meraih sesuatu yang ada di dalam tas...

Misteri Buaya Putih dan Mayat Perempuan

Oleh: Qurratul Adawiyah* Perutnya yang teramat besar menjadi semakin membesar. Kulitnya sudah banyak terkelupas. Terdapat banyak biru lebam akibat benturan keras dengan batu saat ia memutuskan melompat dari...