Unit Penjamin Mutu Pesantren Tebuireng selalu berusaha meningkatkan kualitas sekolah-sekolah dibawah naungan Pesantren Tebuireng. Salah satu usahanya adalah mengikuti Ujian Sertifikasi Combridge awal tahun depan. Rabu pagi (19/11), Perwakilan dari Combride untuk Indonesia, Ibu Dian memeriksa kesiapan dan kelayakan SMA Abdul Wahid Hasyim dan SMA Trensains Tebuireng.

“Kita ingin memperbaiki mutu Tebuireng menjadi international school”, ungkap Ali Subhan, Pengurus Unit Penjamin Mutu Pesantren Tebuireng. Dia mengungkapkan bahwa kedatangan wakil dari Cambridge untuk Indonesia tersebut guna akreditasi kelayakan SMA AWH dan Trensains.

Ibu Dian mengatakan ada banyak pilihan untuk diambil oleh Pesantren Tebuireng. “Tinggal pilih mata pelajaran yang akan dipakai untuk ujiannya. Hasil tinjauan ini akan saya laporkan ke sana (Red: kantor perwakilan Cambridge International Examination untuk Indonesia)”, ungkap Ibu Dian selaku petugas akreditator sertifikasi Combridge Indonesia. Ibu Dian juga menegaskan untuk sertifikasi perlu mempelajari bagaimana guru dan murid memahami program Cambridge International Examination(CIE).

Tebuireng akan mengambil The International General Certificate of Secondary Education (IGCSE) Examination yaitu program khusus untuk tingkat SMA yang akan diikuti oleh SMA Transains dan SMA A. Wahid Hasyim.

Program ini dinaungi oleh Pesantren Tebuireng International Standard School (PTIS) yang bekerja sama dengan lembaga Cambridge International Examinations (CIE), dan untuk selanjutnya disebut sebagai Cambridge International Centre Pesantren Tebuireng  International Standard School (CIC – PTIS). 

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Program ini diarahkan pada pola pengelolaan akademik yang disertai dengan pengembangan sekolah berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (Information & Communication TechnologyICT), serta penerapan konsep pembelajaran inovatif. 

Cambridge International Examinations (CIE) adalah lembaga uji kualifikasi internasional pendidikan yang merupakan bagian dari Universitas Cambridge. Saat ini lebih dari satu juta peserta didik dari 6.000 sekolah yang tersebar di 157 negara ikut serta dalam kualifikasi internasional yang diselenggarakan oleh CIE. (Abror)

SebelumnyaPesantren Anuqoyah Guluk-Guluk, jejak awal Peleburan salaf dan khalaf
BerikutnyaWafat Punya Hutang Gadai