Empat Santri SMP Sains Tebuireng Lolos OSN Provinsi, Pertahankan Rekor Terbaik Jombang Dua Tahun Beruntun

86
Ucapan selamat untuk siswa-siswi SMP Sains Tebuireng Jombang (ilustrasi: ayu)

Tebuireng.online- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMP Sains Tebuireng, 4 siswa-siswinya berhasil lolos ke Olimpiade Sains Nasional tingkat Provinsi (OSN-P) setelah dinyatakan lolos pada Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten (OSN-K) yang telah dilaksanakan pada 11 Juni 2026.

Baca Juga: SMP Sains Tebuireng Raih Penghargaan Pantomim dan Ilustrasi di FLS3N 2026

Keempat santri tersebut yakni Langit Nusantara Arkantera kelas 9D pada bidang IPA, Syauqil Fatich Fitron Al-Jauhar kelas 8H bidang IPA, Muhammad Hafiz Irsyad Ramadhan kelas 9D bidang IPS, serta Qyara Athaya Rahma kelas 9C bidang IPS.

Pengumuman hasil OSN-K dirilis secara resmi pada 27 Juni 2026 oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Berdasarkan rekapitulasi pemenang tingkat Kabupaten Jombang, SMP Sains Tebuireng kembali menjadi sekolah penyumbang peserta lolos terbanyak menuju tingkat provinsi.

Capaian tersebut sekaligus mengukuhkan SMP Sains Tebuireng sebagai sekolah penyumbang juara terbanyak di Kabupaten Jombang selama dua tahun berturut-turut.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Wakil Kepala SMP Sains Tebuireng Bidang Kesiswaan dan Pengembangan Prestasi, Ustadz Mulya Afif, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh unsur sekolah.

Baca Juga: Empat Guru SMP Sains Tebuireng Raih Prestasi di Ajang GTK Berprestasi 2026

“Alhamdulillah, kunci utamanya adalah sinergi dan konsistensi. Dari pihak sekolah dan dewan guru, kami menerapkan sistem seleksi internal yang ketat sejak awal untuk melihat minat dan bakat spesifik santri di bidang sains, baik Matematika, IPA maupun IPS,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setelah tim olimpiade terbentuk, para santri mendapatkan pembinaan intensif dari guru-guru internal yang kompeten serta didukung praktisi maupun pakar sains dari luar sekolah.

“Selain bekal akademik yang matang, kami di Tebuireng juga sangat menekankan kesiapan mental dan spiritual, seperti pembiasaan salat Dhuha, tadarus, dan doa bersama, karena kami percaya prestasi lahir dari rida Allah SWT,” tambahnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukanlah hasil yang diraih secara instan. Pembinaan telah dilakukan jauh sebelum pelaksanaan kompetisi, bahkan dimulai sejak para santri duduk di bangku kelas VII.

Baca Juga: Workshop Hertech di SMP Sains Tebuireng Bahas Pemanfaatan dan Risiko AI

“Persiapan ini bukan sistem kebut semalam, melainkan proses jangka panjang yang berkesinambungan. Persiapan intensif sudah kami mulai sejak berbulan-bulan sebelum kompetisi. Bahkan pembinaan dasar sebenarnya sudah berjalan sejak mereka berada di kelas 7 melalui pembelajaran di kelas dan bimbingan olimpiade. Jadi, ini adalah hasil dari komitmen dan ketekunan yang dipupuk setiap hari,” jelasnya.

Bagi pihak sekolah, mempertahankan predikat sebagai penyumbang peserta terbanyak selama dua tahun berturut-turut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bukti bahwa budaya akademik di SMP Sains Tebuireng terus berkembang.

“Tentu perasaan kami yang utama adalah bersyukur yang tak terhingga kepada Allah SWT. Ada rasa haru sekaligus bangga melihat perjuangan para santri dan guru pembimbing membuahkan hasil manis. Mempertahankan gelar itu jauh lebih sulit daripada merebutnya, dan menjadi yang terbanyak selama dua tahun berturut-turut membuktikan bahwa kultur juara dan iklim akademik di SMP Sains Tebuireng sudah berjalan di jalur yang benar. Ini adalah kado indah untuk seluruh keluarga besar Pesantren Tebuireng,” tuturnya.

Setelah dinyatakan lolos di tingkat kabupaten, keempat santri tersebut kini tengah dipersiapkan untuk menghadapi OSN tingkat Provinsi dengan porsi latihan yang lebih intensif.

Baca Juga: Siswa SMP Sains Tebuireng Raih Perunggu Science Olympiad 2026

“Betul sekali. Setelah dinyatakan sebagai pemenang di tingkat kabupaten, langkah selanjutnya adalah berjuang di tingkat provinsi. Saat ini keempat santri terbaik kami sedang kami persiapkan dengan latihan yang lebih mendalam dan spesifik karena persaingan di tingkat provinsi tentu akan jauh lebih kompetitif. Mohon doa restunya agar mereka bisa terus melaju hingga ke tingkat nasional,” ungkapnya.

Tak hanya fokus pada peserta yang telah lolos, SMP Sains Tebuireng juga mulai menyiapkan regenerasi agar tradisi prestasi tetap berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

“Tentu saja, sistem kaderisasi dan regenerasi di SMP Sains Tebuireng tidak boleh putus. Saat ini adik-adik kelas 7 dan kelas 8 yang memiliki potensi di bidang sains sudah mulai kami petakan dan ikutkan dalam program pembinaan dasar. Jadi, ketika kakak-kakak kelas 9 ini lulus, estafet perjuangan dan tradisi juara ini sudah siap diteruskan oleh generasi berikutnya tanpa ada kekosongan,” katanya.

Di akhir wawancara, Ustadz Mulya Afif berharap prestasi yang telah diraih tidak membuat para santri cepat berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkembang.

“Harapan kami, prestasi ini tidak membuat para santri berpuas diri, melainkan menjadi pemantik semangat untuk terus rendah hati dan haus akan ilmu. Kami berharap mereka tidak hanya sukses menembus tingkat nasional dan membawa pulang medali, tetapi kelak tumbuh menjadi ilmuwan-ilmuwan Muslim yang hebat, yang mengintegrasikan sains dengan akhlakul karimah serta bermanfaat bagi masyarakat dan agama,” pungkasnya.

Baca Juga: Siswa SMP Sains Tebuireng Raih Silver Medal di MORPH 2026