Prestasi Internasional! Siswi SMA Trensains Tebuireng Raih Honorable Mention di AYIMUN 2026

41
Azra Aqila Yusni, siswi SMA Trensains Tebuireng meraih penghargaan Honorable Mention dalam ajang (AYIMUN) 2026. (foto: istimewa)

Tebuireng.online- Prestasi internasional kembali ditorehkan oleh siswi SMA Trensains Tebuireng, Azra Aqila Yusni, siswi kelas XII Sains 8, berhasil meraih penghargaan Honorable Mention dalam ajang Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 26–29 Juni 2026.

Baca Juga: Siswi SMA Trensains Tebuireng Raih Medali di Olimpiade Bahasa Inggris IMASO 2026

Capaian tersebut menjadi prestasi internasional kedua yang diraih Azra dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, pada 16–20 April 2026, siswi asal Lombok itu juga mengikuti Asia World Model United Nations (AWMUN) di Seoul, Korea Selatan. Sementara AYIMUN di Thailand merupakan keikutsertaan Azra yang keempat kalinya dalam ajang Model United Nations bertaraf internasional.

Dalam AYIMUN tahun ini, Azra menjadi salah satu dari sekitar 700 delegasi yang berasal dari 20 negara. Ia dipercaya mewakili negara Botswana untuk membahas isu bertema “Bridging Borders: Advancing Global Trade Access for Landlocked Developing Countries Amid Geopolitical Challenges.”

Sebagai delegasi Botswana, Azra tidak hanya menyampaikan pendapat, tetapi juga dituntut memahami kepentingan nasional negara yang diwakilinya. Ia harus menyuarakan posisi resmi Botswana dalam pembahasan peningkatan akses perdagangan global bagi negara-negara berkembang yang tidak memiliki akses langsung ke laut. Topik tersebut menuntut peserta menguasai berbagai aspek, mulai dari perdagangan internasional, geopolitik, hukum perdagangan, hingga kerja sama multilateral.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Baca Juga: Santri SMA Trensains Tebuireng Raih Medali Perak IMASO 2026

Azra mengaku keberhasilannya tidak lepas dari persiapan yang matang serta keberaniannya aktif menyampaikan gagasan selama sidang berlangsung.

“Aku mempersiapkan diri seperti MUN sebelumnya, yaitu dengan banyak melakukan riset dan mempelajari hasil penelitian yang berkaitan dengan topik. Selain itu aku juga berusaha tampil menonjol saat committee session. Aku maju di hampir semua motion dan hampir selalu mengangkat placard supaya chair melihat kalau aku mampu dan siap berkontribusi,” ujarnya saat diwawancarai (30/6).

Penghargaan Honorable Mention yang diterimanya menjadi bukti bahwa kerja keras selama masa persiapan membuahkan hasil, meskipun harus membagi waktu dengan kegiatan akademik di sekolah.

“Senang dan rasanya semua pengorbanan itu terbayar. Persiapan AYIMUN kali ini bertepatan dengan jadwal sumatif, jadi memang cukup menantang,” katanya.

Meski telah menorehkan prestasi internasional, Azra mengaku ingin terus meningkatkan kemampuannya dalam kompetisi Model United Nations berikutnya.

Baca Juga: SMA Trensains Tebuireng Ukir Prestasi di Kompetisi Debat Bahasa Inggris Puspresnas 2026

“Harapannya bisa improve lagi untuk MUN berikutnya,” ungkapnya.

Ibu Azra, Shinta Anggraeny Rachmawati, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian putrinya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses panjang yang dijalani Azra sejak kecil.

“Kami mengarahkan Azra sesuai minatnya, yaitu diplomasi. Tidak ada hal yang istimewa dalam mendidiknya. Sejak kecil kami hanya berusaha menumbuhkan minat bacanya sehingga wawasannya semakin terbuka,” tuturnya.

Selain membiasakan gemar membaca, keluarga juga menanamkan sikap mandiri kepada Azra sejak usia dini.

“Sejak kecil kami membiasakan Azra mandiri, dimulai dari hal-hal sederhana seperti memesan makanan sendiri atau membayar di kasir. Bahkan sejak taman kanak-kanak ia sudah terbiasa bepergian sendiri menggunakan pesawat saat mudik. Hal-hal kecil seperti itu yang membentuk keberaniannya bertemu dengan banyak orang,” jelasnya.

Baca Juga: Prestasi Gemilang! Santri SMA Trensains Tebuireng Juara 1 Olimpiade Sains USU

Shinta menambahkan bahwa kompetisi di Thailand merupakan ajang yang berbeda dengan AWMUN di Korea Selatan, meski berada pada level internasional yang sama.

“Ini adalah ajang yang berbeda, tetapi berada pada level yang sama dengan yang di Korea Selatan,” ujarnya.

Ia pun mengaku bangga melihat perkembangan putrinya yang terus menunjukkan konsistensi dalam bidang diplomasi.

“Saya sangat bangga dan bersyukur,” katanya.

Ke depan, Shinta berharap seluruh pengalaman dan prestasi yang diraih Azra menjadi bagian dari langkah besar dalam mewujudkan cita-citanya.

“Semoga apa yang Azra raih hari ini adalah bagian dari perjalanannya merengkuh cita-citanya sebagai Diplomat Indonesia,” pungkasnya.

Baca Juga: Raih 3 Medali di Ajang Berbeda, Siswa Ini Harumkan Nama SMA Trensains Tebuireng