Oleh: Qona’atun Putri Rahayu*

Tersirat serpihan rasa paling dalam

enggan melepas dalam ingatan

bertanya masih adakah buih-buih harapan?

untuk menjadi sebongkah permata dalam impian

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

 

Ilusi terus menggebu

raut elok yang merekah

estetika turut jiwai dalam dirimu

nirwana dunia guncangkan mahkota ratu

 

Orang seperti apakah aku dalam benakmu

untuk siap kau persunting dalam ijab kabulmu

 

Lantas siapakah aku?

intan permata yang tak pernah menyatu

niat baik tuk bersatu

enggan rasanya mengungkapkan harapan kalbu

 

Jombang, 08 September 2020

*Mahasiswa Unhasy Tebuireng Jombang*

SebelumnyaSyaikhona Kholil & KH. Hasyim Asy’ari, Indahnya Dialektika Guru-Murid
BerikutnyaTetap Ikhtiar, Sholawat dan Antisipasi Krisis