
Tebuireng.online- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MA Salafiyah Syafi’iyah (MASS) Tebuireng. Madrasah berhasil meloloskan dua siswanya sekaligus ke babak Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Jawa Timur. Dua siswa terbaik yang sukses mengamankan tiket tersebut adalah Adli Zulfikar Fahmi dari kelas XI A untuk bidang studi Geografi dan Khaidir Ghozali dari kelas XII A untuk bidang studi Matematika.
Pengumuman kelolosan resmi disampaikan oleh PUSPRESNAS pada 4 Juli 2026, setelah para peserta melewati babak seleksi tingkat Kabupaten pada 18–19 Juni 2026. Babak tingkat provinsi sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Juli 2026 mendatang.
Guru Matematika sekaligus Tentor OSN MTK MASS Tebuireng, Ustadzah Rona Mirrati, menjelaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari sistem pembinaan terarah yang sudah berjalan lama di madrasah.
“Madrasah kami setiap seminggu sekali ada program bimbingan olimpiade, jadi anak-anak yang memiliki potensi bisa terus berlatih. Untuk persiapan OSN kami ada tambahan bimbingan intensif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa program rutin mingguan tersebut sengaja ditingkatkan porsinya menjelang hari pelaksanaan lomba.
“Program olimpiade setiap seminggu sekali, serta bimbingan intensif sebelum pelaksanaan,” katanya.
Ustadzah Rona juga menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian anak didiknya.
“Alhamdulillah sangat bersyukur bahwa siswa MASS juga bisa berprestasi sampai tingkat provinsi dalam ajang bergengsi seperti OSN ini. Tidak lain ini adalah hasil kerja keras mereka dan tentunya doa dari Para Kyai serta Bapak Ibu Guru,” ucapnya.
Guna menjaga keberlanjutan prestasi, pihak madrasah kini juga mulai menggembleng calon-calon siswa baru untuk persiapan lomba berikutnya.
“Sudah mulai mempersiapkan calon siswa,” tambah Rona, yang berharap para siswa MASS bisa terus melangkah hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Salah satu siswa yang lolos, Adli Zulfikar Fahmi, menceritakan momen berkesan saat mengetahui kelolosannya. Saat pengumuman keluar, Adli baru saja perjalanan pulang dari Bandung usai meraih penghargaan Honorable Mention dalam ajang Lomba OGG FITB ITB 2026.
“3 Juli 2026 sebenarnya hari yang horor bagi kaum Olimpiade Geografi, karena di hari itu pengumuman OGG ditambah pengumuman OSN-K. Tapi entah kenapa pada malam itu seluruh peserta OGG sibuk dengan gadget-nya, bukan untuk main game tapi untuk menunggu pengumuman resmi OSN-K dari PUSPRESNAS,” ceritanya.
Karena pengumuman sempat diundur, Adli baru mengetahui hasilnya saat berada di dalam mobil jemputan keluarganya.
“Ketika di mobil saat di jemput ayah saya, Ibu saya tiba-tiba menyodorkan ponselnya dan saya membaca Adli Zulfikar Fahmi – MA Salafiyah Syafi’iyyah Tebuireng – Geografi – Jombang – Jawa Timur lolos ke tingkat Provinsi. Dan Ya! Saya lolos di tingkat Kabupaten menuju Tingkat Provinsi!!!!” katanya dengan nada haru.
Adli mengaku persiapannya sudah dimulai sejak awal masuk MA melalui program sekolah bertajuk Maskot Prestasi setiap hari Rabu, ditambah bimbingan intensif tiga bulan menjelang OSN.
“1 bulan menjelang OSN, saya juga mengikuti sekitar 3 bimbel online. Saya juga aktif observasi lapangan untuk memperkuat analisis saya. Saya telah menghabiskan lebih kurang 4 rim kertas F4 untuk mencetak seluruh materi yang saya perlukan karena terbatasnya akses internet. Dalam detik-detik terakhir menjelang OSN saya belajar lebih kurang 12 jam sehari,” jelasnya.
Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Khaidir Ghozali, peserta OSN bidang Matematika yang mengakui tingginya tingkat kesulitan soal yang dihadapi.
“Soal-soal OSN jelas lebih sulit daripada belajar pada umumnya. Saat bimbingan saya mempelajari soal-soal yang ada pada OSN sebelumnya dan itu termasuk sulit untuk dipahami,” ujarnya.
Khaidir berharap perjuangannya tidak berhenti di tingkat provinsi saja.
“Ya semoga saya bisa lolos sampai tingkat nasional dan saya berharap bisa diterima di kampus impian saya,” katanya.
Dengan lolosnya dua siswa ini, MA Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng resmi membuka lembaran sejarah baru di bidang sains dan berkomitmen memberikan pendampingan penuh jelang babak provinsi akhir bulan ini.
Baca Juga: Hari Pendidikan Nasional, MASS Tebuireng Kupas Peran AI dalam Pembelajaran
Pewarta: Albi
Editor: Sutan


















