Salah satu peserta festival band tampil dalam acara Bilingual Day Unhasy, Kamis (01/03/18). (Foto: Tika)

Tebuireng.online- Lembaga bahasa Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) menggelar Bilingual Day ketiga dengan tema “Roles of language to realize entrepreneurship”. Pada tahun ini, selain dimeriahkan dengan lomba dua bahasa, bahasa Inggris dan Arab yang diikuti 350 peserta, juga digelar festival band se-Jawa Timur, Kamis (01/03/18) di Kampus A Unhasy.

“Adapun persiapan hingga hari H sekitar satu bulan. Malah persiapan ini sudah dari bulan Desember lalu. Awalnya, acara ini hanya terpusat pada 4 acara, yakni lomba speak, khitobah, olimpiade bahasa Inggis dan Arab. Tetapi pada acara tahun ini ada masukan yang baru untuk memeriahkan acara ini, yaitu festival band tingkat Jawa Timur yang diikuti sekitar 8 grup,” ungkap ketua panitia Bilingual Day, Abduh Salam.

Juri dalam lomba ini yaitu Syeh Bilal Mahmud, ia adalah seorang pengajar langsung dari Mesir yang menilai khitobah, sedangkan lomba speak dinilai oleh Romes Lemis dengan patnernya, mereka adalah orang Amerika yang bertugas di Indonesia. sedangkan festival band dinilai langsung oleh salah satu dosen FIP, khusunya program studi (prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Ratih Asmarani bersama pemilik penggerak musik di Jombang.

Selain beberapa lomba itu, acara Bilingual Day juga dimeriahkan dengan 30 stand kewirausahaan Unhasy. Acara ini juga disponsori oleh Royal, education USE, Good Day, Avail, dan lainnya.

Kegiatan dapat berjalan lancar karena beberapa faktor pendukung. Yaitu dukungan dari 59 panitia yang telah bekerja secara optimal dan juga ada beberapa elemen utama yaitu tidak lain mahasiswa Unhasy itu sendiri yang ikut berpartisipasi meramaikan acara tersebut. Selain itu dari pihak dosen juga khususnya para dosen (Perkuliahan Intensif Bahasa Asing) PIBA seperti Ibu Elisa selaku ketua lembaga bahasa Unhasy beserta dosen lainnya juga ikut menghadiri.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Untuk diketahui, Bilingual Day ini diadakan oleh lembaga bahasa yang diperuntukkan kepada setiap mahasiswa baru yang mengikuti PIBA hingga semester 2. PIBA tersebut merupakan salah satu syarat mahasiswa diperbolehkan melakukan tugas akhir skripsi. PIBA sendiri terdiri dari dua bahasa, yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris. Biasanya dimulai setiap jam 07.00 WIB sebelum perkuliahan dimulai. Setiap tahun lembaga bahasa mengusung tema yang berbeda pada pelaksanaan Bilingual Day.


Pewarta : Yasinta/Umda/Tika

Editor/Publisher: Rara Zarary

SebelumnyaAwal Kemunculan Bid’ah di Tanah Jawa
BerikutnyaMengenal Lebih Dekat IPPNU