Pondok Putri Tebuireng Anugerahkan Penghargaan bagi Wisudawati Terbaik 2026

133
Pondok Putri Pesantren Tebuireng sukses menggelar prosesi Wisuda Bilghoib VIII, Binnadhar XIV, Juz Amma XIV, dan Purna Santri di Lapangan Kampus B Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng, Jombang, Sabtu (23/5/2026). Foto: galang

Tebuireng.online- Pondok Putri Pesantren Tebuireng kembali menggelar Wisuda Bilghoib VIII, Binnadhar XIV, Juz Amma XIV, dan Purna Santri Pondok Putri Pesantren Tebuireng. Acara ini digelar pada Sabtu (23/05/2026) di Lapangan depan gedung B Unhasy Tebuireng dengan diikuti sebanyak 304 santri.

Baca Juga: Wisuda Pondok Putri, Gus Fahmi: Ini Bukan Akhir, Tetapi Awal Perjuangan Menuntut Ilmu

Dalam acara sakral ini, terdapat pula penyematan mahkota untuk orang tua dari santri yang telah khatam 30 juz. Selain itu, terdapat pula pemberian penghargaan kepada santri berprestasi.

Berikut nama-nama wisudawati terbaik Pondok Putri Pesantren Tebuireng tahun ajaran 2025–2026:

  1. Kirana Rizqi Aisyah – Juz Amma – binti Muhammad Arsyad
  2. Rihada Aisya Az Zahida – Binnadhar – binti Chamdan Mukafi
  3. Aufa Nur Rahma – 10 Juz – binti Nur Hidayat
  4. Nayif Indah Octavia – 15 Juz – binti Karen Santoso
  5. Andiely Hasna Nur Safa – Purna Program Takhassus SLTP – binti Aminuddin Hidayat
  6. Mayang Dienalendra – Purna Program Takhassus SLTA – binti Yunus Eko Wahyudi
  7. Mamluatul Hasanah – Purna Program Tahfidz – binti Fatchuroji
  8. Ayla Sabrina Nismara – Purna Program Bahasa – binti Annas Burhani
  9. Nur Izza Azkia Najma – Purna Program Pendalaman Kitab Kuning – binti Muhammad Ma’ruf

Berikut nama-nama khotimah Bilghoib 30 juz:

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online
  1. Rania Alfa Adelia – Hafal Al-Qur’an 30 Juz – binti Cahyo Utomo
  2. Intan Azkiya Faradisa – Hafal Al-Qur’an 30 Juz – binti Nurul Huda

Berikut nama-nama penerima penghargaan Program Bahasa Pondok Putri Pesantren Tebuireng tahun ajaran 2025–2026:

  1. Ananda Aqidatul Izzah – Hafal 1000 kosa kata bahasa Arab dan Inggris – binti Muchammad Fauzi
  2. Noreen Syarifa Sajida – Hafal 1000 kosa kata bahasa Arab dan Inggris – binti Faisal Vahlevi
  3. Ayudhia Mejrova Ariva – Hafal 1000 kosa kata bahasa Arab dan Inggris – binti M. Hasanuddin Wahid

Berikut nama-nama penerima penghargaan Program Pendalaman Kitab Kuning Pondok Putri Pesantren Tebuireng tahun ajaran 2025–2026:

  1. Rosyidatus Syafi’ah At-Taufiqoh – Hafal 1.002 Nadhom Alfiyah Ibnu Malik – binti M. Maksum
  2. Via Aunillah Aziz – Hafal Jurumiyah dan Al Imrithi – binti Abdul Aziz Makmun
  3. Rizki Rohmatul Hidayah – Hafal 1.002 Nadhom Alfiyah Ibnu Malik – binti Akil Afifudin

Nurul Faizah selaku ustadzah yang membacakan SK mengatakan bahwa wisudawati terbaik diperoleh melalui tes, nilai tertinggi, dan melewati seleksi lain, serta mempertimbangkan kepribadian santri.

Baca Juga: 304 Santriwati Tebuireng Ikuti Wisuda Bil Ghaib hingga Purna Santri

“Yang menentukan terbaik dari panitia, yang menguji orang luar,” terangnya.

Pemberian penghargaan wisudawati terbaik dilakukan oleh Nyai Ainul Fadhilah, sedangkan penghargaan santri program terbaik diberikan oleh Nyai Aisyah Muhammad. Adapun apresiasi yang diberikan berupa pemberian piagam penghargaan dan trofi.

Intan Azkiya Faradisa atau akrab disapa Intan, santri yang hafal 30 juz Al-Qur’an, mengatakan bahwa dirinya sempat kehilangan arah, namun hatinya terdorong untuk mengikuti program tahfidz 30 juz.

“Saya disuruh ikut program bahasa, tapi saya milih tahfidz. Sebenarnya tidak pernah kepikiran ikut program tahfidz ini, tapi diarahkan Allah ikut program ini,” terangnya.

Tidak berjalan mulus dan lancar, ia menceritakan bahwa terdapat suka duka ketika menghafal. Tidak hanya itu, ia juga mengaku sempat berhenti hafalan dan menangis ketika menuju empat juz terakhir.

“2026 mulai menata ulang niat, alhamdulillah Februari selesai,”

Sang ibunda, Naila, mengatakan bahwa ia mendukung penuh putrinya dalam menghafal, meski awalnya sempat kurang yakin dengan pilihan putrinya. Menurutnya, hafalan Al-Qur’an merupakan tanggung jawab besar untuk menjaganya.

“Saya selalu berpesan supaya tetap menjaga hafalan sampai kapan pun jangan sampai ada juz yang mati,” ungkapnya.

Sang ibu juga bercerita bahwa anaknya sengaja menargetkan selesai pada jenjang kelas 11 sehingga di kelas 12 dapat lebih fokus dalam mempersiapkan diri melanjutkan jenjang perkuliahan.

Baca Juga: Tebuireng Lepas 818 Wisudawan SLTA, Santri Siap Hadapi Era AI dengan Iman dan Ilmu

Sang ibu juga membagikan kesan bahagianya setelah dipasangkan mahkota oleh putrinya. “Masyallah kayak mendapatkan sesuatu yg tidak bisa saya nilai lebih dari apapun,” ungkapnya penuh haru.

Tidakk lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pengasuh, ustadz, dan ustadzah yang telah mendukung serta memfasilitasi putrinya hingga menjadi hafidzah. Ia berharap hal ini dapat menjadi jalan putrinya memperoleh barokah KH. Muhammad Hasyim Asy’ari.

Cerita haru lain dari Ananda Aqidatul, salah satu santri yang memperoleh penghargaan setelah menyelesaikan hafalan 1000 kata bahasa Arab dan Inggris, mengaku bangga dan bersyukur atas pencapaiannya.

“Ini emang untuk kelas akhir semua harus selesai kan hafalan 1000 kata, cepat-cepatan untuk hafalan dan membuat contoh kata.”

Ia mengaku bahwa untuk dapat menghafal 1000 kata bahasa Arab dan Inggris, dirinya membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan.

“Hafalannya di waktu senggang waktu di sekolah kalau tidak ada guru, sebelum tidur, dan waktu luang lain,” terangnya.

Sama halnya dengan Kirana dari kelas 8 yang memperoleh penghargaan terbaik Juz Amma. Ia mengaku bahwa untuk mendapatkan penghargaan tersebut, dirinya telah melewati berbagai tahapan.

Baca Juga: Penuh Haru dan Bangga, Empat Santri Dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik

“Yang saya lakukan hanya rajin nderes,” terangnya.


Pewarta: Ilvi Mariana

Editor: Sutan