Mahfud MD, penggagas Gerakan Suluh Kebangsaan bersama rombongan ziarahi maqbarah masyayikh Pesantren Tebuireng, Rabu (20/02/19). (Foto: Masnun)

Tebuireng.online- Rombongan Gerakan Suluh Kebangsaan tiba di Pesantren Tebuireng pada Rabu (20/2/19) pukul 17.30 WIB. Gerakan yang digagas oleh Mahfud MD ini membawa misi merekatkan persatuan bangsa.

Dengan melakukan safari ke berbagai daerah guna mendorong terwujudnya persatuan dalam perbedaan. Bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) rute perjalan Suluh Kebangsaan ini dimulai dari Merak hingga ke Banyuwangi.

Dihadiri juga oleh putri sulung presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid, Alissa Qatrunnada Munawaroh Wahid, dan beberapa seniman serta tokoh nasional. Sesampainya di Pesantren Tebuireng rombongan disambut oleh pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Salahuddin Wahid.

Selepas shalat maghrib, rombongan menyempatkan diri untuk makan malam bersama dengan pengasuh Pesantren Tebuireng dan para dhurriyah. Kemudian kunjungan diakhiri dengan berziarah ke maqbaroh Pesantren Tebuireng.

KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah) menyambut baik kedatangan Gerakah Suluh Kebangsaan ini. Beliau menyampaikan pesan kedamaian negeri saat pers conference, agar masyarakat tidak gaduh dan tetap menahan diri dengan tidak saling meneror dan menghujat di tahun politik ini.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Rombongan kemudian meninggalkan Pesantren Tebuireng untuk melanjutkan rute selanjutnya yakni ke Surabaya kemudian Banyuwangi sebagai tujuan akhir.

Pewarta: Aulia Rahmah
Editor/Publisher: RZ

SebelumnyaBolehkah Perempuan Nikah Tanpa Wali?
BerikutnyaBeri Perhatian Khusus untuk Anak Perempuan Perihal Jodoh