Hari Kedua Classmeeting, SMA AWH Tebuireng Sukses Gelar Beragam Perlombaan

9
Hari kedua pelaksanaan classmeeting SMA A. Wahid Hasyim (AWH) Tebuireng berlangsung dinamis di lingkungan sekolah, Jombang, Jawa Timur, Senin (22/06/2026). Foto: Helfi

Tebuireng.online- Hari kedua pelaksanaan classmeeting SMA A. Wahid Hasyim (AWH) Tebuireng berlangsung dinamis di lingkungan sekolah, Jombang, Jawa Timur, Senin (22/06/2026). Sejumlah cabang perlombaan dari sisa rangkaian AWEHA Cup dan Festival Bahasa sukses digulirkan secara simultan.

Kompetisi yang dipertandingkan pada hari kedua ini meliputi turnamen catur putra dan putri, voli putri, futsal putra, kasti putri, serta bulutangkis putri. Sementara pada kluster Festival Bahasa, sekolah menggelar kompetisi Sing a Song putra, Taqdimul Qisoh (bercerita bahasa Arab), hingga Interpretation Al Quran in Arabic.

Salah satu juri lomba Taqdimul Qisoh, Nailul Hikmah, menjelaskan bahwa kompetisi bercerita bahasa Arab ini menitikberatkan penilaian pada aspek penghayatan, alur topik, artikulasi, hingga estetika artistik penampilan di atas panggung.

“Peserta diminta bercerita menggunakan bahasa Arab. Cerita yang diangkat dapat berupa dongeng, kisah nabi, maupun cerita lainnya, tetapi dikemas dalam bahasa Arab dan didukung dengan properti yang sesuai dengan judul cerita,” jelas Nailul di lokasi acara, Senin.

Nailul juga mengapresiasi totalitas salah satu peserta, Fairus El Zuhri, yang menarik perhatian lewat kostum bertema supranatural ala dukun lengkap dengan efek darah dan bunga penyokong cerita. Menurut Nailul, tingginya kreativitas ini selaras dengan visi SMA AWH Tebuireng yang memproyeksikan keunggulan di bidang riset dan bahasa asing.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Salah satu peserta delegasi kelas X-3 asal Cirebon, Muhammad Abqori Mutadil, mengungkapkan alasannya memilih lakon cerita rakyat untuk dikonversi ke dalam bahasa Arab.

“Saya memilih cerita Malin Kundang karena ceritanya sudah banyak diketahui orang sehingga mudah dipahami, dan saya juga cukup memahami alur kisahnya,” ujar Abqori yang mengaku sempat gugup walau hanya butuh waktu dua hari untuk menghafal materi.

Di sisi lain, parameter penilaian untuk lomba Sing a Song mencakup teknik vokal, pronunciation, interpretation, comprehension, hingga improvisasi. Pihak panitia menegaskan ajang ini menjadi instrumen taktis sekolah dalam menjaring karakter vokal baru yang mengalami peningkatan kualitas dibanding tahun lalu.

“Dari tahun ke tahun, kami terus mempertimbangkan agar peserta yang memiliki potensi dapat diikutsertakan dalam perlombaan di luar sekolah,” kata salah satu panitia lomba.

Ketua Pelaksana Kegiatan, M. Fathan Wiraguna, mengaku bersyukur karena seluruh rangkaian acara hari kedua berjalan kondusif tanpa kendala berarti. Saat ini tim panitia tengah merampungkan rekapitulasi data penilaian untuk menentukan pemenang utama.

“Sekarang kami sedang melakukan penentuan juara umum sekaligus proses penotalan nilai untuk pengumuman hasil akhir,” terang Fathan.

Sesuai jadwal yang disusun oleh manajemen sekolah, pengumuman pemenang dan penyerahan trofi juara umum classmeeting akan dilaksanakan esok hari, bertepatan setelah agenda Khotmil Quran selesai digelar.

Lomba catur di classmeeting SMA AWH. Foto: Helfi

Pewarta: Ilvi

Editor: Sutan