Foto bersama rombongan kunjungan Yayasan Medical Education Foundation di depan gedung KH. Yusuf Hasyim, Selasa (01/08/2017). Foto: Masnun

Tebuireng.online—Dokter Jimmy Yong dan rombongannya dari Yayasan Medical Education, Hong Kong kembali mengunjungi Pesantren Tebuireng, Selasa (01/08/17). Agenda kunjungan ini bertujuan untuk menjalin kerja sama medical education.

Kunjungannya diawali dengan pertemuan di gedung Yusuf Hasyim, yang dilanjutkan dengan ziarah makam Gus Dur dan SMA Trensains.

Saat mengunjungi SMA Trensains Tebuireng, sebagian tamu dari Hong Kong masuk ke tiap kelas untuk memberikan materi terkait masalah kedokteran. Sebut saja tentang spesialis mata dan jantung. Selain itu, sebagian kelas juga diisi dengan sharing, diskusi dan permainan edukasi. Para siswa terlihat antusias dan sangat respon positif ketika mendapat kunjungan dari Hong Kong.

Kunjungan yang berlangsung hingga sore hari di SMA Trensains ini berlangsung memberikan kesan tersendiri, khususnya bagi siswa kelas XII. Sebagai acara penutupan, mereka kelas XII menggelar farewell party dengan bernyanyi bersama.

Yayasan Medical Education ini merupakan yayasan yang dibangun oleh dr. Jimmy sejak 2009. Salah satu programnya adalah Me Care, yang fokus pada kegiatan kesehatan. Bahkan sebelum digagas dokter Jimmy mengaku bahwa kerja sama dengan Pesantren Tebuireng telah berlangsung setahun sebelum yayasannya lahir.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Tahun kemarin, kerja sama yang dilakukan berupa pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat gratis. Kerja sama kedua belah pihak semakin meluas. “Kami akan memberikan beasiswa kepada siswa-siswi yang berhasil diterima di delapan universitas Hong Kong, khususnya untuk tempat tinggal,” ujar Jimmy saat diwawancarai Tebuireng Online.

“Saya berharap selanjutnya pihak Tebuireng yang datang ke Hong Kong, misalnya untuk program temporary training bagi guru dan tenaga medis,” tambahnya.

Rombongan berjumlah 23 orang. Lima orang berasal dari Cina daratan dan selebihnya berasal dari Hong Kong. Mereka adalah profesor, tenaga medis, dan mahasiswa kedokteran, yang aktif di Medical Education Foundation.


Pewarta:          Farha Kamalia/Nur Ifana

Editor:             Fara

SebelumnyaRisalah Nasihat Imam al-Ghazali untuk Santrinya (Bagian-1)
BerikutnyaNU Dulu dan Sekarang di Mata KH. Abdurrahman Bajuri