Tebuireng.online- Pesantren Tebuireng kembali mendirikan pesantren cabang yang berlokasi di Bengkulu. Pendirian pesantren yang merupakan kerja sama antara Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) kabupaten Kepahiang dengan Pesantren Tebuireng Jombang ini dilaksanakan pada Rabu (18/11) di Desa Kandang, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.

Pesantren yang diberi nama Irsyadud Thalibin ini didirikan di tanah seluas 2 ha. Pembangunan pesantren cabang ini diawali dengan pembangunan masjid dan ruang belajar santri.

Pengasuh Pondok Putri Pesantren Tebuireng Jombang, KH. Fahmi Amrullah Hadzik (Gus fahmi) menyambut baik pendirian pesantren cabang tersebut, dalam sambutannya beliau berharap nantinya alumnus pesantren tersebut akan menjadi santri yang berakhlak mulia.

“Sesuai dengan namanya (Irsyadud Thalibin), InsyaAllah nanti lulusannya menghasilkan orang-orang berakhlak sesuai harapan.” ungkap Gus Fahmi, dilansir dari bengkuluekspress.com.

Berdasarkan keterangan dari KH. Mudahri, salah satu alumnus Pesantren Tebuireng dan IKAHA (sekarang Unhasy) yang merupakan pendiri pesantren cabang tersebut, latar belakang dari pendirian pesantren itu adalah untuk tabarrukan kepada Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari dan mengenalkan Pesantren Tebuireng ke masyarakat Bengkulu.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Ia menargetkan pesantren sudah dapat menerima santri pada tahun ajaran 2021/2022 mendatang, dan akan menerapkan sistem yang berada di Pesantren Tebuireng.

“InsyaAllah tahun ajaran 2021 nanti, pesantren sudah bisa menerima santri,” ungkapnya.

KH. Mudahri berharap pesantren yang akan menjadi cabang Tebuireng ke-19 ini, mampu bersaing dengan pesantren yang sudah berkembang dan maju.

“InsyaAllah cabang ke-19, namun belum final, harapan kami santri ponpes ini nantinya mampu bersaing dengan pesantren yang sudah maju,” ungkapnya yang terhubung via whatsApp.

Pewarta: Afifah Rusyda

SebelumnyaDinkes Jombang Beri Pembinaan dan Bantuan untuk Pesantren Walisongo
BerikutnyaRektor Unhasy Apresiasi Peran Komunitas Mahasiswa Bidikmisi