Tebuireng.online— Perhelatan pergantian pengurus atau reformasi dalam suatu organisasi menjadi bagian penting yang cukup diperhatikan.

Hal ini dirasakan oleh pengurus Ikatan Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) daerah Gresik. Kegiatan reformasi sekaligus silaturrahmi ini, rencana akan digelar di hotel Horison GKB Gresik, pada Ahad (13/6) mendatang.

Acara tersebut melibatkan Alumni Pesantren Tebuireng, baik Pesantren Madrasah Qur’an, Walisongo Cukir, Masruriyah, Seblak, Darul Falah dan Darul Hikam.

Ketua Panitia silaturrahmi dan reformasi Ikapete Gresik, HJ. Enik Saidah mengungkapkan rasa bahagia dan bangga kepada para pengurus IKAPETE. Selain itu, Ia juga memberberkan sekilas persiapan dari acara reformasi yang akan digelar minggu depan itu.

“Alhamdulillah persiapan menjelang reformasi Insyallah sudah kelar baik secara administrasi, tempat, undangan alumni dan tata tertib pemilihan. Hal ini tidak lepas dari kekompakan panitia, SC dan Organizing Committe (OC), yang kompak bekerja menyiapkan segala keperluan dan kebutuhan terkait reformasi,” ungkapnya (7/6).

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Enik Menambahkan, disamping kegiatan pemilihan pengurus Ikapete ini tidak kalah pentingnya adalah silaturrahmi alumni karena ini bagian dari membangun dan menguatkan organisasi Ikapete Gresik baik yang senior maupun yang angkatan muda, ini akan saling mengenal dalam forum tersebut.

“Acara ini akan dihadiri oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abd Hakim Mahfudz, Pengasuh Madrasatul Qur’an (MQ) Tebuireng, KH. Musytain Syafii dan KH. Amir Jamiluddin, Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo Cukir,” imbuhnya.

Sebagai ketua panitia dalam acara ini, Ia berharap kegiatan ini bisa memberikan kekuatan dan seduluran ikatan Alumni Tebuireng di Gresik dan menyolidkan organisasi Ikapete.

“Ini wadah kita untuk sambung dengan Ponpes Tebuireng, Cukur, Seblak, dan Masruriyah di Kabupaten Jombang. Dan bisa memilih kepengurusan yang amanah serta terbaik untuk kejayaan Ikapete kabupaten Gresik,” harapnya.

Acara silaturahmi dan reformasi ini menjadi ladang bagi alumni untuk saling sharing dan untuk mengamalkan ilmu yang diajarkan di pondok oleh para masyaikh.

“Semoga ilmu yang selama ini kita dapatkan di pondok bisa bermanfaat untuk masyarakat dan Ikapete, dan dengan pengurus baru bisa lebih baik serta bisa menjalankan program secara istikamah dan kompak,” tutupnya.

Pewarta: Syafik Hoo

SebelumnyaPesantren Tebuireng Jadi Tuan Rumah BTN Santri Developer Kebangsaan 2021
BerikutnyaMemahami Islam Kaffah tanpa Salah Kaprah