
Doa
Aku menyimpan mimpi dalam hening
merangkai harap dengan penuh keyakinan
meski rasa keraguan sering datang
tetapi langkah terus mencari tujuan.
ramah tak selalu menyertai perjalanan
ada jatuh, ada keluh, bahkan tangisan
namun di sela lelah dan penantian
lewat kuat aku belajar arti kesabaran
Setiap sujud tak pernah pamerkan harapan,
pada tuhan kutitipkan masa depan.
Karena percaya, sekeras apapun cobaan,
takkan mengkhianati niat dan ketulusan.
Jalan yang Dilalui
Mentari datang membawa pelajaran,
tentang gagal dan bangkit yang tak tergesa-gesa.
Usaha tak langsung mendapat balasan,
tetapi semua proses memiliki makna.
Mimpi yang tak usai ku pandang
menyusun dari sabar dan pengorbanan.
Walau langkahku sering tertinggal jauh di belakang,
tetap bertahan tanpa menyerah di pertengahan.
Karena cita-cita tak lahir dari kenyamanan,
ia tumbuh dari gagal dan ketekunan.
Dan setiap lelah yang pernah ditahan,
akan menemukan maknanya di masa depan.
Jejak yang Bermakna
Aku ingin berdiri dengan ketenangan
bukan karena sanjungan ataupun pujian.
Tetapi karena aku setia pada perjuangan,
walau perjalanan hidup tak selalu sepertia apa yang diharapkan.
Aku ingin hidup dalam kebaikan,
bukan bukan hanya di angan, tapi dikenang.
Sebagai orang yang memilih melangkah,
meski sering takut dan merasa kurang.
Dan jika kelak aku sampai pada tujuan,
aku ingin menoleh ke belakang dengan senyuman:
bahwa semua lelah, doa, usaha, dan pengorbanan,
tak pernah sia-sia dalam setiap perjalanan.
Penulis: Novia Dwi Astuti
Editor: Rara Zarary


















