Oleh: Rara Zarary*

Isak doamu jatuh di tangan Tuhan
beberapa kali tersungkur,
kesekian lagi lemah terbujur

Namun, Tuhan tak pernah diam
memelukmu erat
menenteramkan hatimu yg teriak
melelapkan amarahmu yang ombak

Kau dibuatNya baik-baik saja
sampai hari ini
janji Tuhan selalu dibayar dg tunai
tanpa hutang harapan
dan tanpa perlu jaminan

Maka, mari membuka mata
melapangkan dada
mensyukuri penuh cinta

kau tak pernah sendiri
tanpa kau sadari Tuhan
telah menjadi sahabat sejati.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online
SebelumnyaGalau Memilih? Begini Tata Cara Salat Istikharah
BerikutnyaKH. Thoifur Ali Wafa, Kiai Produktif Asal Sumenep Madura