Siswa SMP Sains Tebuireng Raih Juara di Ajang Tolak Peluru Kabupaten

52
Ucapan selamat untuk pemenang (dok. smpsains)

Tebuireng.online— Di balik rutinitas kepesantrenan yang padat, seorang siswa SMP Sains Tebuireng perlahan menegaskan diri sebagai atlet muda yang menjanjikan. Dengan disiplin latihan dan keberanian mencoba, Alif Hafidz Firdaus membuktikan bahwa santri juga mampu bersaing di arena olahraga prestasi.

Alif Hafidz Firdaus merupakan siswa SMP Sains Tebuireng yang lahir di Malang pada 6 Januari 2011. Meski masih berusia belia, Alif telah menorehkan prestasi di cabang atletik nomor tolak peluru. Alif tercatat telah dua kali mengikuti lomba atletik.

Baca Juga: Siswa SMP Sains Tebuireng Raih Silver Medal di MORPH 2026

Lomba pertamanya adalah ajang PHBN Tolak Peluru tingkat Kecamatan Ngoro tahun 2025. Dalam kejuaraan tersebut, Alif berhasil meraih juara dua dengan menggunakan peluru seberat 4 kilogram dan mencatatkan jarak tolakan sejauh 9,57 meter.

Pengalaman keduanya diperoleh saat mengikuti lomba tolak peluru yang diselenggarakan oleh MKKS SMP Swasta Kabupaten Jombang. Pada ajang tingkat kabupaten tersebut, Alif kembali menunjukkan performa konsisten dengan meraih juara tiga. Ia menggunakan peluru 5 kilogram dan mencatatkan jarak tolakan sejauh 9,64 meter. Lomba ini berlangsung di Jombang pada 7–10 Februari 2026.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Menurut Alif, lomba MKKS SMP Swasta Kabupaten Jombang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan lomba sebelumnya. Selain mencakup lingkup kabupaten, ajang ini diikuti oleh banyak SMP swasta di Kabupaten Jombang sehingga persaingan terasa lebih ketat dan menantang.

Baca Juga: Siswa SMP Sains Tebuireng Raih Juara 1 Olimpiade IPA Nasional OSIRIS

“Serunya ikut lomba seperti ini karena dapat pengalaman baru dan merasa tertantang saat melihat lawan-lawan yang lebih kuat. Dari situ saya jadi lebih yakin untuk terus berusaha menggapai target saya,” ungkap Alif saat diwawancarai (12/2/2026).

Kesibukan sebagai santri tak menjadi penghalang bagi Alif untuk berprestasi. Tantangan terbesarnya justru terletak pada manajemen waktu. Ia harus membagi waktu antara latihan atletik dan aktivitas keseharian di pondok, seperti belajar dan kegiatan pribadi. “Kesulitannya itu membagi waktu latihan dengan aktivitas di pondok, seperti mencuci, belajar, dan kegiatan lainnya,” ujarnya.

Proses latihan yang dijalani Alif terbilang disiplin. Sejak Mei 2025, ia rutin menjalani latihan fisik berupa push up, sit up, dan latihan beban. Seluruh proses tersebut dijalani bersama guru olahraga di sekolah, yang terus membimbing dan memantau perkembangannya.

Baca Juga: Usung Tema “Science Breakthroughs”, SMP Sains Tebuireng Pamerkan 40 Produk Inovasi Siswa

Hasil latihan tersebut mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Saat ini, Alif mampu mencatatkan jarak tolakan sejauh 11,8 meter menggunakan peluru 4 kilogram dan 9,7 meter menggunakan peluru 5 kilogram.

Meski baru dua kali mengikuti lomba, Alif mengaku bangga dengan pencapaiannya. Baginya, prestasi ini bukan hanya tentang juara, tetapi juga tentang kepercayaan diri dan kesempatan mengharumkan nama sekolah. “Saya bangga dengan diri saya sendiri karena bisa membawa nama baik sekolah,” katanya.

Baca Juga: Siswa SMP Sains Tebuireng Raih Prestasi dan Voucher Umrah di NCC 2026

Ke depan, Alif memiliki target yang jelas. Ia ingin terus mencari ajang lomba yang lebih besar dan berharap dapat masuk sebagai atlet delegasi tingkat provinsi hingga nasional. Keberanian mencoba dan rasa percaya diri menjadi modal utama yang terus ia pegang.



Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary