
Tebuireng.online— Event pameran produk SMP Sains Tebuireng Jombok yang diinisiasi sejak 2023 ini terus hadir setiap tahunnya, kali ini pameran dan pagelaran sains mengusung tema “Science Breakthroughs: Architecting the Nations Future” yang dihadiri langsung oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng KH. Abdul Hakim Machfudz, Bu Nyai Farida Salahudin Wahid, Kepala Pondok Sains, Kepala SMP, para guru dan staf, juga ratusan wali santri yang ikut memeriahkan acara pada Sabtu (31/1/2026).
Acara berlangsung di lapangan tengah SMP Sains, di sisi kanan kiri panggung ada stand pameran yang diisi 40 produk karya siswa siswi kelas 9 SMP sains, mulai dari teh, sabun, antiseptik, batako, jamu, dan masih banyak yang lain. Program tahunan ini bertujuan untuk menunjukkan kreativitas siswa dalam membuat produk inovasi berbasis sains dan teknologi.
Baca Juga: Buka Pameran di SMP Sains Tebuireng, Gus Kikin Tegaskan Sains Tak Boleh Dipisahkan dari Agama
Kepala SMP Sains Tebuireng, Ustadz Khairul Anam, memberi apresiasi kepada dewan guru yang sudah membimbing siswa-siswinya sehingga mampu menciptakan sebuah prduk yang sekarang dipamerkan. “Semoga jeri payah dewan guru dalam membimbing semoga menjadi catatan amal untuk njenengan semua” ungkapnya.
Beliau menceritakan sedikit mengenai persiapan sebelum acara, “Persiapan sudah dimulai dari semester awal, anak-anak juga sudah mulai memikirkannya sejak dulu, untuk kompetensi lulusan Smp yang harus memiliki produk yang bisa dimanfaatkan dan dipertanggung jawabkan” terangnya.
Ustadz Anam juga berharap 10 hingga 20 tahun ke depan akan muncul ilmuan dari Tebuireng karena sains dan teknologi semakin berkembang, “Dari 195 kelas 9 sekarang ada 123 yang lanjut di Tebuireng,” tutur beliau di atas podium.

Sambutan kedua disampaikan oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Machfudz. Beliau menegaskan bahwa pendidikan di Tebuireng harus masih mempertahankan pendidikan agama, “pondasi agamanya harus kuat tapi juga menguasai teknologi, lulusan dari sini juga harus bisa menguasai itu, ini adalah karakter akhlaq dari lulusan Tebuireng,” tegasnya.
Baca Juga: 40 Produk Inovasi Karya Siswa SMP Sains Tebuireng Dipamerkan! Angkat Isu Lingkungan dan Kesehatan
Cicit Hadratussyaikh ini juga memberi wejangan ke pada seluruh santri, bahwa menjadi lulusan Tebuireng harus berani untuk terjun di masyarakat, “lulusan Tebuireng harus mampu terjun di masyarakat dan menjadi Tokoh, terbukti zaman dulu banyak tokoh-tokoh alumni Tebuireng, dilatih untuk berani dan menonjol di masyarakat,” pesannya.
Terakhir beliau juga memberi cara bagaimana berbaur dengan masyarakat, “apa kuncinya, membaur di masyarakat? dilandasi agama, hatinya nyambung kepada Allah.” Pungkasnya
Tak hanya pameran dan pagelaran sains, dalam rangkaian acaranya juga terdapat orasi ilmiah yang menghadirkan Prof. Masykuri Bakri. Beliau bercerita bahwa hal-hal yang dilakukan siswa-siswi saat ini bisa jadi bekal yang luar biasa jika dilakukan secara serius dan matang. Bahkan saat ini dunia riset sangat diperlukan di manapun.
“Lulusan SMP Sains bisa menjadi leader di bidang riset. Leader di bidang Literasi. Kalian akan dan harus menjadi orang terdepan,” pesannya.
Baca Juga:Pameran SMP Sains Tebuireng Segera Digelar, Siap Unjuk 40 Inovasi dan Pentas Sains!
Selain itu, ketua panitia pagelaran produk sains, Ustadz Mulya Afif mengungkapkan adanya perkembangan acara kali ini dibanding tahun kemarin, “Untuk tahun lebih meningkat dan luar biasa produknya bertambah kemarin 35 sekarang 40 antusias wali santri sangat besar, ada 1000 walisantri yang hadir dalam hari 2 hari” jelasnya.
Ustadz Afif juga membeberkan jika pada tahun ini anggaran mengalami kenaikan, “tahun ini kita menghabiskan anggaran 153jt, nah itu dapat dari yayasan, kemudian kekurangannya di penuhi dari iuran santri per anak 50k, tiket hadir wali santri per orang 50k, dan donasi, bahkan yang donasi jutaan juga ada,”

Wali santri dari Nayla, Bapak Sugiharto mengaku ikut senang dengan inovasi dari siswa siswi Smp sains ini, “Alhamdulillah dari yang kita lihat banyak inovasi perlu dipupuk lagi semacam bisa dipromokan atau bisa dibuat nilai ekonominya lebih mungkin dikasih dana tambahan untuk percobaan”nya, idenya juga mungkin bisa ditambahkan, dan bisa di sempurnakan lagi” ungkap wali santri asal Tuban.
Baca Juga: Siswa SMP Sains Tebuireng Raih Prestasi Internasional di IISRO 2025
Tak hanya Sugiharto saja, Sari wali santri dari Kanaya As Zahira juga bangga melihat semua produk pameran, “Keren banget susia anak smp itungannya tapi sudah mengenal alat-alat yang harusnya diperkuliahan, terus nemu aja ide yang kreatif, bisa memanfaatkan hal di sekitar. Semoga semua produk ini bisa diproduksi skala besar kedepannya” harapnya.
Pameran dan pagelaran sains tahun ini akan digelar selama 2 hari yakni Sabtu 31 Januari – Ahad 1 Februari 2026 ditempat yang sama dan jam yang sama, namun dengan narasumber yang berbeda.
Di sela-sela acara juga di sisipi oleh pengundian dorprize yang sudah tersedia dari sekolah dan dari wali santri yang sukarela menyumbangkan benda beragam, kupon tersedia untuk seluruh tamu dan santri yang hadir pada acara ini.
Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary


















