Tebuireng.online– Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) dan pemilihan ketua Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (Ikapete) Gresik, secara aklamasi terpilih ketua pengurus Ikapete Gresik masa bakti 2021-2024, Zainal Abidin.

Ketua terpilih Ikapete Gresik, Zainal Abidin menyampaikan bahwa tugas ke depan garapan pengurus Ikapete adalah fokus menjalin komunikasi dan silaturahmi antar anggota Ikapete Gresik.

“Karena alumni semakin banyak, kalau tidak kita data dan akomodir sangat disayangkan,” ungkapnya.

Di samping itu, ada juga program yang lain yaitu fokus ke sosial dengan memberikan bantuan kepada keluarga alumni yang belum bisa menikmati pendidikan atau belum bisa menyekolahkan putra-putrinya.

“Dengan menyisakan sebagian rizki alumni bisa urunan atau mendonasikan tiap bulannya melalui rekening Ikapete Gresik. Ini nanti menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus Ikapete baru untuk disosialisasikan dan ditindaklanjuti program tersebut,” tegasnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Menurut keterangan Zainal, yang juga merupakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu, agenda Ikapete Gresik dalam waktu dekat, pengurus baru akan sowan ke Pesantren Tebuireng Jombang untuk meminta arahan dan masukan dari para kiai dan sesepuh pondok sekaligus acara pelantikan.

“Semoga momen pemilihan pengurus baru Ikapete Gresik dan silaturahmi ini menjadi kekuatan dan modal kepengurusan Ikapete dalam menjalankan roda organisasi yang benar. Di samping potensi yang luar biasa dari alumni untuk dikembangkan di Ikapete Gresik,” terangnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini dikemas dengan silaturahmi Ikapete dan talkshow yang menghadirkan Pengasuh Pondok Putri Pesantren Tebuireng, KH. Fahmi Amrullah Hadzik, Ahli Tafsir Madrasatul Quran, KH. Musta’in Syafi’ie, dan Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo Jombang, KH. Amir Jamiluddin.

Acara pemilihan ketua Ikapete Gresik sekaligus silaturahmi ini berlangsung di hotel Horison Gresik, ada Ahad (13/6). Kegiatan ini juga bagian dari silaturahmi alumni di sekitar Tebuireng, seperti Al Masruriyyah, Walisongo Cukir, dan pondok Seblak.

Pewarta: Syafik Hoo

SebelumnyaKunjungi Kampus di Semarang, Unhasy Bawa Oleh-oleh Ini
BerikutnyaSelamat! Trensains Masuk Deretan 15 SMA Swasta Terbaik Berbasis Pesantren