MATAMUDA 2026 Resmi Ditutup, MTs Sains Salahuddin Wahid Perkuat Karakter dan Spirit Kebangsaan Santri

43
Kepala MTs Sains Salahuddin Wahid Tebuireng Kesamben, Ustadz Akhmad Mudhfar menyambut secara simbolis kehadiran santri bari dalam kegiatan MATAMUDA (foto: tim media MTs Sains)

Tebuireng.Online— MTs Sains Salahuddin Wahid Kesamben menuntaskan rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi santri baru sekaligus pembinaan karakter, spiritualitas, dan wawasan kebangsaan sebelum memulai kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga: Sambut Tahun Ajaran Baru, MTs Sains Salahuddin Wahid Selaraskan Visi dengan Wali Santri

Rangkaian MATAMUDA diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin Kepala MTs Sains Salahuddin Wahid, Akhmad Mudhfar, M.Pd.I. Pada kesempatan itu, ia secara simbolis menyematkan kartu identitas kepada perwakilan santri baru sebagai tanda dimulainya masa pengenalan lingkungan madrasah.

Dalam sambutannya, Akhmad Mudhfar mengajak seluruh santri untuk membangun semangat belajar sejak hari pertama. Menurutnya, proses menuntut ilmu membutuhkan kesungguhan dan ketekunan.

“Belajar itu ibarat kita sedang menggali sumur; butuh proses, tenaga, dan cucuran keringat. Jadi, jangan pernah mengeluh capek, karena belajar dengan semangat adalah syarat mutlak untuk menjemput kesuksesan. Mari kita tata kembali niat kita dari hari pertama ini. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, MATAMUDA dan MOSBA 2026/2027 resmi dinyatakan dibuka!” ungkap Ustadz Mudhfar membuka kegiatan Matamuda itu.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Pada hari pertama, para santri memperoleh pengenalan mengenai profil madrasah, struktur organisasi, wali kelas, kurikulum berbasis sains, tata tertib, kegiatan ekstrakurikuler, hingga organisasi kesiswaan. Seluruh rangkaian ditutup dengan pelaksanaan salat Dzuhur berjamaah.

Baca Juga: Borong Tiga Juara di NCC Nasional, Siswi MTs Sains Kesamben Ukir Prestasi Gemilang

Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada pengenalan lingkungan madrasah dan pembentukan karakter. Para santri diajak berkeliling area madrasah untuk mengenal fasilitas pembelajaran sekaligus mengikuti sosialisasi mengenai aturan penggunaan laptop sebagai salah satu penunjang pembelajaran berbasis sains dan teknologi.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi tentang etika dalam menuntut ilmu sebagai bekal membangun akhlak selama belajar di pesantren. Materi Aswaja (Ahlussunnah wal Jamaah) turut diberikan untuk memperkuat pemahaman keagamaan dan nilai-nilai ke-NU-an yang menjadi ciri khas pendidikan di lingkungan Pesantren Tebuireng.

Sementara pada hari terakhir, pembinaan karakter semakin diperkuat melalui materi dari tim Bimbingan Konseling (BK) mengenai Sekolah Ramah Anak, pencegahan perundungan (bullying), kenakalan remaja, dan penyalahgunaan narkotika. Dalam sesi tersebut, para santri diajak membangun komitmen untuk saling menghormati dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama wali kelas guna mempersiapkan proses pembelajaran, serta materi Wawasan Kebangsaan yang disampaikan oleh anggota Koramil setempat. Materi tersebut bertujuan menanamkan nilai nasionalisme agar para santri tumbuh menjadi generasi yang memiliki kecintaan terhadap agama sekaligus tanah air.

Baca Juga: Selamat! MTs Sains Tebuireng Raih Juara Lomba Vlog HAB Kemenag Jombang

Salah seorang peserta MATAMUDA, Akifa Nayla Azzahra dari kelas VII F, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti kegiatan tersebut.

“Seneng banget, karena dari MATAMUDA jadi punya banyak pengalaman seru dan dapet temen-temen baru. Apalagi pas materi cyber-bullying kemarin, seru banget karena dapet hadiah. Kalau dibilang kegiatannya padat, ya lumayan padat dan capek, tapi seru,” terangnya saat diwawancarai.

Sebagai penutup rangkaian MATAMUDA 2026/2027, MTs Sains Salahuddin Wahid mengagendakan ziarah ke maqbarah Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana tawasul dan tabaruk yang didampingi oleh pimpinan madrasah, wali kelas, serta pembina pondok.

Baca Juga: PSB MTs Sains Tebuireng Kesamben Berlangsung Ramai, Antusias Wali dan Calon Santri Tinggi



Pewarta: Tim Media MTs Sains Salahuddin Wahid Tebuireng Kesamben

Editor: Rara Zarary