Tebuireng Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Sekolah dan Madrasah Tingkat SLTA

39
Suasana forum saat peserta melakukan presentasi dalam Fit and Proper Test calon kepala sekolah dan madrasah tingkat SLTA di lingkungan Pesantren Tebuireng (foto: Albii)

Tebuireng.online— Tim Penerimaan Santri Baru Pesantren Tebuireng menggelar Fit and Proper Test calon kepala sekolah dan madrasah tingkat SLTA di lingkungan Pesantren Tebuireng pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan dalam proses seleksi calon pimpinan lembaga pendidikan yang akan memimpin unit-unit sekolah dan madrasah di bawah naungan Yayasan KH. Hasyim Asy’ari Tebuireng.

Baca Juga: Selamat! Guru Tebuireng Lolos 10 Besar Lomba PTK Prestasi Lewat Inovasi Permainan “SIMBA”

Sebanyak 14 kandidat dari empat unit pendidikan tingkat SLTA mengikuti Fit and Proper Test tersebut. Keempat unit yang berpartisipasi yakni SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng, MA Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng, SMA Trensains Tebuireng, dan MA Sains Tebuireng Kesamben. Proses seleksi dilakukan secara bertahap, mulai dari seleksi administrasi, tes psikologi, Fit and Proper Test, hingga sidang pleno bersama Pengasuh Pesantren Tebuireng.

Salah satu peserta melakukan presentasi saat ikut Fit and Proper Test calon kepala sekolah dan madrasah tingkat SLTA di lingkungan Pesantren Tebuireng (foto: Albii)

Salah satu tim penguji, Gus Muhammad Hasyim menjelaskan bahwa proses seleksi ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya demokrasi dalam pemilihan pimpinan lembaga pendidikan di lingkungan Tebuireng. Para peserta merupakan guru yang mendapat rekomendasi dari unit masing-masing sekaligus dapat mendaftarkan diri secara pribadi untuk mengikuti seleksi.

Baca Juga: Dosen IPB Bekali Guru Tebuireng tentang Leadership dan Manajemen Perubahan

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pengasuh pesantren. “Keputusan akhir tetap di pengasuh, jadi proses tetap dilaksanakan, Yai mendapatkan data yang valid, bagus, dan kuat, bagaimana kelayakan calon yang memenuhi syarat,” jelasnya.

Hasil Fit and Proper Test direncanakan akan diumumkan sebelum 28 Juni 2026. Hal ini berkaitan dengan agenda pelantikan kepala sekolah dan madrasah yang direncanakan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 28 Juni.

Selain itu, dijelaskan pula bahwa para calon kepala sekolah dan madrasah tidak menutup kemungkinan dapat ditempatkan di berbagai unit pendidikan. Hal ini sesuai dengan perjanjian kerja yang menyebutkan bahwa guru di lingkungan Yayasan KH. Hasyim Asy’ari harus siap ditugaskan pada unit mana pun sesuai kebutuhan lembaga.

Dalam proses Fit and Proper Test, para kandidat mempresentasikan visi, misi, dan strategi kepemimpinan yang akan dijalankan apabila terpilih menjadi kepala sekolah atau madrasah.

“Khusus untuk pemilihan kepala, baik kepala unit sekolah maupun pondok, ada tes psikologi,” imbuh Mudir II Pesantren Tebuireng itu.

Baca Juga: DPPPA Jombang Ajak Guru Tebuireng Bentuk Pesantren Ramah Anak

Salah satu peserta melakukan presentasi saat ikut Fit and Proper Test calon kepala sekolah dan madrasah tingkat SLTA di lingkungan Pesantren Tebuireng (foto: Albii)

Melalui seleksi ini, Gus Hasyim berharap memperoleh sosok pemimpin yang mampu berinovasi sekaligus menjalankan amanah kepemimpinan secara bertanggung jawab.

“Karena realnya kan sudah ada, sudah dibuat oleh tim pemikir dan pengembang yang ketuanya Prof. Masykuri dan anggotanya sembilan orang. Dan itu sudah ada roadmap sampai 2046,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa roadmap tersebut berfokus pada terwujudnya Good Government School melalui tata kelola lembaga yang baik.

“Yang kami cari yang memiliki visi pribadi yang baik dan identik dengan visi itu, itu saja sebenarnya,” terangnya.

Fit and Proper Test tersebut diuji oleh penguji diantaranya: Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M.Si. selaku Ketua Tim TPP-LPP, H. Muhammad Hasyim, M.A. selaku Mudir II Bidang Pendidikan, serta Dr. Abdul Ghofur, M.Pd., selaku Kabid RISINOV-PPMP.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh KH. Abdul Hakim Machfudz, Nyai Lelly Lailiyah Hakim, Mudir I Keuangan dan Umum Ir. H. Abdul Ghofar, Mudir II Bidang Administrasi Pendidikan H. Soetarno Said, M.Pd., M.Si., Mudir III Pondok dan Diniyah H. Lukman Hakim, B.A., Mudir IV Modal Insani H. Agus Abdul Mughni, S.H., M.A., Mudir V Dr. H. Achmad Roziqi, Lc., M.H.I., Mudir VI KH. Muhammad Riza Yusuf Hasyim, serta 10 guru senior dari masing-masing unit pendidikan.

Pada sesi presentasi visi dan misi, Umbaran, S.H.I., salah satu calon kepala sekolah dari SMA Trensains Tebuireng, mengangkat tema pengembangan sekolah berbasis Al-Qur’an dan Sains.

Sementara itu, Zuneti Kusipa, S.Pd., yang juga berasal dari SMA Trensains Tebuireng, mengusung tema kepemimpinan yang berfokus pada nilai ikhlas wal himmah.

“Dalam artian ikhlas mengajar dan belajar, kemudian himmah dengan etos kerja yang tinggi,” jelasnya.

Dari SMA A. Wahid Hasyim, Ni’maturrohmah, M.Pd., mengangkat tema literasi sebagai fokus utama pengembangan sekolah. Menurutnya, literasi memiliki cakupan yang luas dan menjadi fondasi untuk mewujudkan berbagai cita-cita pendidikan.

Adapun Ulfah Churiwiyah, M.Pd., yang juga berasal dari SMA A. Wahid Hasyim, mempresentasikan visi untuk mewujudkan lembaga pendidikan yang kokoh dalam karakter kepesantrenan, unggul dalam prestasi, adaptif dalam digitalisasi, dan berbudaya riset.

Ia memperkenalkan tagline “SMA Menuju Generasi EMAS. E-nya beretika, M-nya bermutu, A-nya adaptif, S-nya saintifik,” terangnya.

Sementara itu, Koko Ardianto, S.Pd., dari MA Sains Kesamben mengusung tema besar From Zero to Hero sebagai arah pengembangan madrasah yang dipimpinnya kelak, serta penguatan branding.

“Dari tema besar From Zero to Hero membawa madrasah baru yang unggul, kita akan membawa visi misi madrasah yang telah disepakati oleh yayasan dengan unit,” jelasnya.

Calon lainnya dari MA Sains Kesamben, A. Rofiq, S.T., M.Pd., mengusung visi menjadi MA Unggul dalam Sains, Unggul dalam Karakter.