Tak Semua Layak Tinggal

45
Sebuah ilustrasi perempuan dan kesepian (ilustrasi: albi)

Berdiri karena Dibanting
Mereka menilai langkahku pelan
lalu menganggapku mudah ditendang.

mereka lupa
diamku bukan takut
tapi cara hati menajamkan diri.

aku sudah terlalu sering dijatuhkan
hingga kini setiap kejatuhan
menjadikanku makin tegak.

siapa bilang aku rapuh?
aku berdiri justru karena berkali-kali


Melepas Tanpa Bergetar
Ada orang yang seenaknya memanfaatkan hati
seolah kebaikan adalah pintu yang boleh diinjak.

biarkan.
aku sudah belajar melepas
tanpa tangan gemetar lagi.

keikhlasan bukan tunduk
tapi memilih tak menyimpan racun
yang mereka titipkan lewat perlakuan kejam.

jika mereka pikir aku mudah ditipu,
biarlah

itu hanya menunjukkan mata mereka yang kabur,
bukan langkahku yang salah.


Tak Semua Layak Tinggal
Hati yang lapang bukan berarti semua orang boleh tinggal.
beberapa datang sebagai pelajaran,
bukan sebagai tamu.

jika mereka mengira aku lembut karena lemah,
mereka salah
aku hanya memilih tak menurunkan derajatku
ke tingkat permainan mereka.

kelapangan hati mengajariku satu hal
bahwa tidak semua orang pantas mendapat ruang,
apalagi mereka
yang masuk hanya untuk membuat luka.



Penulis: Albii
Editor: Rara Zarary

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online