
Pertarungan Sunyi
Di antara malam yang tenang
ada dua suara bertarung
hati berbisik pelan
“oke, coba saja…”
tapi otak membalas tegas
“jangan gegabah, pikirkan akibatnya.”
aku berdiri di persimpangan
tak tahu siapa yang harus kupeluk lebih dulu
hati membuatku berani
otak membuatku berhenti
di antara keduanya
aku hanya manusia yang belajar memilih.
Dua Jalan
Hati menunjukkan jalan penuh cahaya
hangat, tapi tak jelas ke mana ujungnya
otak menunjukkan jalan lurus beraturan
jelas, tapi terasa dingin dan sunyi
aku berjalan beberapa langkah ke kanan
tapi ragu menarikku ke kiri
aku mencoba mendengar lebih dalam
tapi suara keduanya sama-sama keras
mungkin jawabannya bukan memilih satu
tapi belajar menyeimbangkan langkah
karena hidup bukan hanya logika
dan bukan juga sekadar rasa.
Suara yang Bertabrakan
Hati ingin terbang
melompat tanpa peta
mengejar mimpi yang kadang tak masuk akal
otak menahan sayapku
mengukur, menghitung, menimbang risiko
“jangan bodoh,” katanya
“jangan takut,” jawab hati
aku diam, menatap langit kosong
mencari jawaban dalam kebingungan
mungkin bukan siapa yang benar
tapi kapan waktu untuk mendengar siapa
kadang hati memimpin
kadang otak mengarahkan
dan aku… belajar untuk percaya pada keduanya.
Penulis: Albii
Editor: Rara Zarary


















