sumber ilustrasi: google.com

Oleh: Zakiya Drajat*

Liburan merupakan hal yang sangat dinantikan bagi hampir semua kalangan, terutama bagi santri yang jarang pulang karena harus menempuh pendidikan di pesantren. Banyak dari mereka yang memilih menghabiskan waktu liburan dengan bersantai, berkumpul dengan keluarga, atau rekreasi untuk menghilangkan kejenuhan setelah satu tahun disibukkan kegiatan belajar.

Selain itu, sebagian dari mereka ada yang beranggapan waktu liburan adalah waktu untuk bermalas-malasan sebagai ganti hari-hari mereka yang telah banyak dihabiskan dengan belajar. Namun, ada juga sebagian dari mereka yang menghabiskan waktu liburan dengan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain baik itu belajar ataupun kegiatan sosial.

Lalu lebih baik mana antara mengisi liburan dengan kegiatan produktif atau sekadar rekreatif?

Produktif bukan berarti harus melakukan hal-hal berat yang dianggap membosankan seperti belajar dan bekerja. Tetapi produktif berarti melakukan hal-hal yang bermanfaat baik itu hal kecil untuk diri sendiri, lingkungan, dan antar sesama.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Hal produktif harus dibiasakan setiap harinya dan anggap hal itu sebagai hiburan dan bentuk rasa syukur kita atas nikmat yang diberikan oleh Tuhan. Hal ini harus dimulai dari pagi hari, misalnya dengan bangun pagi, olahraga, membersihkan rumah, memasak, dan banyak lagi yang intinya tidak harus kegiatan berat yang menguras banyak pikiran dan tenaga. Dengan demikian liburan akan berasa tetap enjoy tetapi juga bermanfaat.

Setelah melakukan hal-hal produktif, bolehlah mengisi kegiatan yang bersifat rekreatif atau menghibur, tetapi tetap tidak mengacu pada hal-hal negatif. Carilah kegiatan rekreatif yang mengajak kepada hal positif atau membangkitkan semangat kita untuk tetap produktif seperti menghasilkan suatu karya ataupun ikut dalam kegiatan sosial masyarakat.

Jadikan kegiatan-kegiatan tersebut sebagai hiburan yang juga membawa manfaat bagi lingkungan. Jadi, liburan bukan hanya waktu untuk bersenang-senang menghibur diri dan bermalas-malasan. Tetapi jadikan liburan lebih produktif dan bermanfaat bagi lingkungan serta jadikan kegiatan tersebut menjadi sebuah kegiatan yang rekreatif yang menghibur.

Liburan boleh rekreatif tetapi rekreatif yang produktif. Yuk, isi liburan kita dengan hal-hal yang lebih bermanfaat, produktif, dan boleh juga sesekali rekreasi dengan mencari udara segar, suasana baru, dan hal-hal menyenangkan lainnya tanpa menghilangkan kemanfaatan dan kebaikan. Selamat menikmati hari-hari libur.

*Santri Tebuireng.

SebelumnyaNabi Muhammad Menikah di Bulan Syawal
BerikutnyaBerbagai Kemaslahatan dalam Tradisi Lebaran Ketupat