
Tebuireng.online— Penerimaan Santri Baru (PSB) Madrasah Tsanawiyah Salafiyah Syafi’iyah (MTs SS) Tebuireng dilaksanakan pada Sabtu (20/12/2025). Pada pelaksanaannya, jumlah pendaftar tercatat mencapai 289 calon santri, melebihi kuota yang telah ditetapkan sebanyak 266 siswa.
Kepala MTs SS Tebuireng, Ustadz Iskandar, S.H.I., S.Pd., menyampaikan bahwa tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus terjaga terhadap lembaga pendidikan di lingkungan Pesantren Tebuireng. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kuota tetap menjadi acuan utama dalam proses seleksi.
“Jika kuota sudah terpenuhi, maka gelombang kedua tidak akan dibuka,” jelas Ustadz Iskandar saat ditemui di lokasi seleksi.
Baca Juga: Seleksi Santri Baru MTs SS, Ini Harapan Calon Wali Santri
Ia juga menerangkan bahwa sistem seleksi PSB tahun ini masih menggunakan pola yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni melalui sistem pendaftaran satu pintu di PSB Pesantren Tebuireng. Adapun materi ujian yang diujikan meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), tes baca Al-Qur’an, serta tes psikologi.
Sebelum pelaksanaan ujian, panitia memberikan pengarahan kepada seluruh calon santri agar mengerjakan soal dengan sungguh-sungguh tanpa rasa tegang. “Kami berpesan agar anak-anak tetap tenang, santai, dan menjaga suasana ruang ujian supaya tetap kondusif dan nyaman,” ujarnya.
Baca Juga: PSB MTs Sains Tebuireng Kesamben Berlangsung Ramai, Antusias Wali dan Calon Santri Tinggi
Antusiasme juga datang dari para wali calon santri. Junaidi, wali santri asal Bangkalan, mengaku memilih MTs Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng karena memiliki ikatan emosional sebagai alumni Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah (MASS) Tebuireng angkatan 1998.
“Saya berharap sanad keilmuan yang pernah saya dapatkan di Tebuireng bisa berlanjut kepada anak saya. Persiapan sudah kami lakukan, terutama pada kemampuan akademik dan hafalan,” ungkapnya.
Baca Juga: Tes Masuk Tebuireng, SMP Sains Tebuireng Catat 573 Pendaftar
Hal senada disampaikan Saiful, wali santri asal Gresik. Menurutnya, Pesantren Tebuireng memiliki keberkahan tersendiri karena melahirkan banyak ulama dan tokoh besar. “Banyak alumni Tebuireng yang ingin anaknya mondok di sini karena berharap berkah dan manfaat ilmunya,” tuturnya.
Pewarta: Ifa
Editor: Rara Zarary


















