PSB MTs Sains Tebuireng Kesamben Berlangsung Ramai, Antusias Wali dan Calon Santri Tinggi

85
Suasana tes masuk MTs Sains Tebuireng Kesamben (foto: afifah)

Tebuireng.online—Suasana Pesantren Tebuireng Kesamben tampak ramai sejak Sabtu pagi (20/12/2025) seiring digelarnya seleksi calon santri MTs Sains Tebuireng Kesamben. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Penerimaan Santri Baru (PSB) Pesantren Tebuireng yang dilaksanakan secara serentak di seluruh unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Pesantren Tebuireng.

Kepala MTs Sains Tebuireng Kesamben, Ustadz Mudhfar, menyampaikan harapannya agar pada tahun ini pihaknya dapat menerima santri sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Ia menyebutkan bahwa kuota santri baru MTs Sains Tebuireng Kesamben berjumlah 156 santri.

“Saya berharap tahun ini kami bisa menerima santri sesuai dengan kuota yang telah dipersiapkan, yaitu 156 santri. Namun jika terpaksa belum bisa terpenuhi karena kendala administrasi dan sebagainya, kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi santri yang terjaring,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan PSB tahun ini, Ustadz Mudhfar juga mencatat sejumlah fenomena menarik, salah satunya terkait cara para wali santri menunggu anak-anak mereka selama proses seleksi berlangsung.

Baca Juga: Siswi MTs Sains Salahuddin Wahid Juara 3 MHQ 1 Juz Tilawah

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Ada beberapa wali santri yang menggelar karpet di taman Tebuireng Kesamben, seperti sedang berada di wahana taman bermain. Mereka makan, minum, bahkan ada yang tidur-tiduran sambil menunggu anaknya,” ujarnya sambil tersenyum.

Antusiasme wali santri juga tercermin dari kesan pertama mereka terhadap lingkungan MTs Sains Tebuireng Kesamben. Ibu Sinta, wali dari calon santri Felcia Bilqis Wijayanti, mengaku terkesan saat pertama kali melakukan survei ke lokasi pesantren.

“Waktu pertama survei, tempat sekolah dan pondok itu jadi satu lingkungan. Terus bersih, bagus, asri, dan kamar-kamarnya juga tertata rapi,” tuturnya. Ia berharap dengan mondok di Tebuireng, anaknya dapat mengalami perubahan positif. “Semoga anak saya lebih baik lagi belajar agamanya. Harapannya, selain ilmu pelajaran, akhlak dan aqidahnya juga semakin baik,” tambahnya.

Dari sisi calon santri, semangat dan optimisme juga tampak jelas. Nayla Ramadhania Saputri Wijaya, calon santri asal Malang, mengaku cukup percaya diri usai mengikuti tes seleksi.

“Insya Allah bisa keterima, meskipun tadi soalnya ada yang susah. Harapannya bisa lulus dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga: Santri MTs Sains Kesamben Raih Prestasi Olimpiade Bahasa Arab

Sementara itu, Yasmin Geantika Fahmi, calon santri asal Tembelang, mengungkapkan perasaan campur aduk setelah mengikuti tes. “Senang tapi agak deg-degan, takut nggak sesuai sama yang dipelajari. Harapannya bisa lolos,” katanya.

Yasmin juga mengaku awalnya tidak terlalu berminat mondok di MTs Sains Tebuireng Kesamben. Namun, pandangannya berubah setelah melakukan survei langsung ke lingkungan pesantren. “Awalnya nggak pengin di sini, tapi pas survei kok tempatnya bagus. Pelajarannya juga menarik, bisa belajar Al-Qur’an tapi tetap belajar pelajaran umum,” tuturnya.

Secara keseluruhan, pelaksanaan PSB di MTs Sains Tebuireng Kesamben berjalan tertib dan kondusif. Antusiasme calon santri dan wali santri tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Pesantren Tebuireng sebagai lembaga pendidikan yang memadukan penguatan ilmu agama, akademik, serta pembentukan akhlak santri.



Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary