Menkes Nila Moeloek menyampaikan beberapa hal, termasuk himbauan kepada Perdami agar menekan angka kebutaan di Jawa Timur. (Foto: Amin Zen)

Tebuireng.online — Menteri Kesehatan Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Anfasa Moeloek, SpM., (K)  ketika membuka acara Bakti Kesehatan Nasional Telinga, Pendengaran, dan Mata pada Sabtu (11/03/2017) di Lantai 3 Gedung KH. M. Yusuf Hasyim, Pesantren Tebuireng, Jombang, menghimbau kepada Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (perdami) agar menakan angka kebutaan di Jawa Timur. Pasalnya Jawa Timur angka kebutaan masyarakatnya masih relatif tinggi.

“Perdami harus tekan kebutaan di Jawa Timur, kalau tidak cabut saja izinnya,” tegas menteri kesehatan yang disahuti gemuruh tepuk tangan tamu undangan yang hadir. Ibu Menkes juga mensosialisasikan Program GEMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang sedang digalakkan oleh Kementerian Kesehatan.

“Anak kurang gizi di Indonesia itu tinggi, tinggi badannya, berat badannya, dan IQ-nya sudah tidak sesuai. Semisal kalau kita punya empat anak, satu dari anak itu kurang gizi tidak akan bisa mencerna pelajaran sekolah dengan baik,” ia menuturkan dengan sangat jelas dihadapan para peserta.

Untuk meyakinkan hal itu, Menteri Kesehatan RI tersebut menceritakan bahwa Presiden RI, Joko Widodo mengatakan, “Kita tidak boleh meninggalkan satu pun anak yang kekurangan gizi,” paparnya menyampaikan satu hal yang pernah menjadi pesan Presiden RI.

Hal yang perlu dilakukan untuk memulai gaya hidup sehat menurutnya, pertama ialah olahraga, kedua dengan cek kesehatan secara berkala. Sebab, menurut data yang dihimpun Kementerian Kesehatan, anggaran 6,9 triliun digunakan untuk penderita jantung, padahal penderitanya tidak sampai angka satu juta jiwa.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Kita tidak menunggu orang sakit, namun deteksi sejak dini sangat penting,” pungkasnya setelah menjelaskan banyak hal tentang memelihara kesehatan diri sejak dini. Setelah membuka  acara Bakti Kesehatan Nasional Telinga, Pendengaran, dan Mata di Tebuireng, Menkes akan menuju ke RSUD Jombang untuk meninjau beberapa acara bakti kesehatan di sana.


Pewarta:    Rif’atuz Zuhro

Editor:       Munawarah

Publisher:  M. Abror Rosyidin

SebelumnyaGus Sholah: Pesantren Tempat Strategis Upayakan Promosi Kesehatan
BerikutnyaMenteri Kesehatan Galakkan Bantuan Untuk Masyarakat Jombang