Tebuireng.online– Setelah peresmian Pesantren Tebuireng cabang ke-16 di daerah Tumanggung Jawa Tengah, Rabu (17/3/21) lalu Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Banyumas dalam rangka meresmikan Pesantren Tebuireng cabang ke -17.

Saat persemian cabang pesantren di Banyumas, Gus Kikin menuturkan bahwa Pesantren Tebuireng selama dalam kepengasuhan Almarhum KH. Salahuddin Wahid telah mengalami banyak kemajuan, salah satunya adalah perintisan beberapa cabang Pesantren Tebuireng di berbagai daerah di Indonesia.

“Kita itu harus memperluas syiar. Syiar yang bagaimana caranya, ilmu agama itu dapat dinikmati oleh masyarakat luas,” ungkap Gus Kikin dalam peresmian cabang pesantren ke-17 itu.

Dalam kesempatan itu Gus Kikin mengenang gagasan KH. Salahuddin Wahid, bahwa siapapun yang memiliki pondok cabang, memiliki niat yang sama, memiliki fasilitas, dan mampu melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti pesantren, maka Pesantren Tebuireng siap membantu dalam perkembangannya.

Menurut Gus Kikin, pembukaan beberapa pesantren cabang didorong pula dengan tingginya minat wali santri yang hendak menyekolahkan dan memondokkan putra-putrinya di Pesantren Tebuireng Jombang.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Mengingat kapasitas yang berada di Pesantren Tebuireng Jombang mengalami kewalahan dalam menerima permintaan tersebut, maka solusi terbaik ialah mendirikan beberapa pesantren cabang di berbagai wilayah Indonesia,” tutur Gus Kikin.

Pada peresmian Pesantren Tebuireng cabang ke-17 ini, turut hadir KH. Muhammad Baihaqi, Haji Imam Purwanto, Bupati Banyumas yang diwakili oleh Bapak Haji Sandewo Kapolres Banyumas, Kementrian Agama Banyumas, Kepala MUI Banyumas, Rektor IAIN Puwekrto H. Moh. Roqib, Rois Syuriah Banyumas, dan Rektor Universitas NU Purwokerto.

Pewarta: Dimas Setyawan

SebelumnyaPoligami; Mengejar Sunah atau Menambah Lara?
BerikutnyaMenghafal Al-Qur’an Sendiri, Boleh atau Tidak?