juara robot
10507276.blog.unikom.ac.id

tebuireng.online- Jakarta—Anak bangsa Indonesia kembali menorehkan prestasi yang membanggakanMahasiswa ini berasal dari dua tim robot Politeknik Elektronika Surabaya (PENS), masing-masing tim EFFIRO dan tim EILERO. Mereka berhasil menyapu bersih juara pada kontes robot internasional yang berlangsung di  Trinity College, Hartford, Connecticut, AS, 5-6 April lalu. Tim EFFIRO seperti yang dilansir dari Kemdikbud.co.id, dengan tiga robotnya berhasil keluar menjadi juara satu, dua, dan juara tiga, untuk kategori pemadam api divisi senior beroda. Ketiga robot itu diberinama PENS, Senior EFFIRO dan ER2C.

Selain menyapu bersih kategori tersebut, tim robot EILERO yang diberi nama Walking EFFIRO, dan turun pada kategori divisi berkaki, juga berhasil keluar sebagai juara pertama.

Tahun ini sebenarnya tim ini hanya menitipkan robotnya kepada tim EFFIRO untuk ikut bertanding. Karena memang yang berhak untuk ikut ke kontes itu adalah mereka yang terpilih lewat seleksi pada kontes robot Indonesia setahun sebelumnya.

Salah satu anggota tim itu ada yang berasal dari penerima Bidikmisi, salah satu program Kemdikbud untuk memberikan bantuan biaya kuliah gratis kepada mahasiswa berprestasi namun dari kalangan kurang mampu. “Sungguh ini satu lagi bukti nyata mereka dari keluarga tidak mampu pun bisa berprestasi jika diberi kesempatan. Tugas kita adalah memberikan kesempatan itu,” ujar Muhaimin Nuh, seperti yang dituliskan Kemdikbud.co.id.

PENS baru tahun ini mengikuti even ini, dan keikutsertaan PENS di even ini melengkapi seluruh even internasional yang pernah PENS ikuti. Tahun 2001 Tim B-CAK menjadi Juara Dunia di NHK International Robot Contest di Koriyama, Jepang. Kontes robot ini sekarang dikenal sebagai ABU Robocon.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Tahun 2013 Tim ERSION mendapatkan Second Runner-Up dan ABU Robocon Award serta ROHM Special Award di ABU Robot Contest 2013 di Danang, Vietnam.

Tim EROS meraih peringkat 7 besar dunia di RoboCup 2013 untuk Kategori Humanoid Kids di Eindhoven, Belanda. Tim PENS juga menempatkan diri di 7 besar dunia pada kontes kapal cepat tanpa awak RoboBoat 2013 di Virginia, Amerika Serikat.

Ini salah satu pembuktian bahwa anak bangsa kita mampu bersaing di kancah internasional, dan tidak perlu menutup diri menghadapi lawan-lawan dari Negara maju lainnya. Meskipun kita Negara berkembang, tapi fasilitas pendidikan pun sudah qualified untuk dimanfaatkan para anak bangsa. Jauhkanlah rasa malu, dan terus berkarya memberikan yang terbaik bagi diri sendiri, juga bangsa dan Negara. (ul)

SebelumnyaPengasuh Tebuireng Periode Ketiga KH. Abdul Karim Hasyim (1950 – 1951)
BerikutnyaAlat Pendeteksi Longsor Hasil Pengembangan dari LIPI