Tebuireng.online- Selasa (10/11/2020), Event Jawa Timur bekerja sama dengan Tebuireng Online mengadakan Dialog Kebangsaan bersama Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah), Emil Dardak (Wakil Gubernur Jawa Timur), dan KH. Abdul Hakim Makhfudz (Pengasuh Pesantren Tebuireng).  

Pada kesempatan ini, Pengasuh Pesantren Tebuireng, Gus Kikin -sapaan akrabnya- menceritakan bagaimana figur agamis sekaligus nasionalis KH. M. Hasyim Asyari. Dalam sejarah Indonesia, Hadratussyaikh dikenal sebagai sosok pendiri NU. Sosok yang haus akan ilmu agama. Sampai-sampai mengarang beberapa kitab. Namun siapa sangka, beliau merupakan sosok yang sangat menjunjung tinggi nilai kebangsaan. Buktinya, saat beliau belajar di Makkah bersama beberapa tokoh lainnya bersumpah di Multazam untuk kembali ke negaranya masing-masing demi membebaskan Islam dari penjajah.

Selain itu beliau juga sosok yang tidak mengesampingkan ekonomi. Buktinya, selain mengasuh Tebuireng beliau juga merawat sawah. “Dulu tiap Selasa dan Jumat santri Tebuireng libur, karena Kyai Hasyim pergi ke sawah,” tutur Gus Kikin. Bisa dibilang Hadratussyaikh adalah Kyai kaya raya, karena sawahnya ada di mana-mana.

“Itulah tiga sisi yang dimiliki KH. Hasyim Asyari. Sehingga menjadikan beliau figur yang berpengaruh dalam sejarah bangsa Indonesia,” ungkap Gus Kikin.

Pewarta: indra

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online
SebelumnyaRefleksi Heroisme 10 November 1945
BerikutnyaEmil Dardak Bahas Protokol Kesehatan Santri