Tebuireng.online- Dalam mengupayakan edukasi seputar kesehatan pada santri di pesantren dalam kondisi pandemi covid 19 ini, Event Jawa Timur bersama Pesantren Tebuireng mengadakan Dialog Kebangsaan bertema “Santri Sehat, Indonesia Kuat” pada Selasa (10/11/2020).

Acara yang dilaksanakan via zoom disiarkan secara live oleh YouTube Tebuireng Official dan juga akun Facebook Pesantren Tebuireng tersebut dihadiri oleh KH. Abdul Hakim Mahfudz selaku Pengasuh Pesantren Tebuireng, Pak Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah dan Pak Emil Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur.

Dalam dialog interaktif tersebut, Pak Emil menyampaikan tips protokol kesehatan yang harus dilaksanakan oleh santri ketika hendak kembali ke pesantren.

“Kasus aktif covid di Jawa Timur berada di nomor dua, maka pemerintah Jawa Timur, memberikan beberapa tips untuk mencegah penularan angka Covid-19, yakni; Protokol Kesehatan umum Pesantren, Protokol kesehatan sarana dan prasarana sesuai standar, protokol kesehatan berangkat ke pesantren, protokol kesehatan selama di pesantren untuk pengasuh dan ustadz, protokol kesehatan selama di pesantren untuk santri dan terkahir protokol kepulangan santri ke pesantren,” ungkapnya.  

Beliau juga menegaskan, bahwa jangan sampai dari diri kita sedikit pun terdapat kelengahan dalam menghadapi penyebaran covid-19 ini. Karena, menurutnya, sekali saja kita lengah dari wabah ini penyebaran covid akan bertambah luas. “Terdapat 4.718 Pondok Pesantren di daerah Jawa Timur, dan terdapat 928.363 santri. Yang terbagi, 634.550 bermukim, dan 293.813 yang berstatus no mukim. Maka protokol kesehatan di setiap pesantren jangan sampai lengah dari penyebaran covid19 ini,” terangnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Selain menyampaikan protokol kesehatan pesantren, Pak Emil juga memaparkan mengenai ‘Fenomena ekonomi digital di Indonesia’. “Di tengah kemajuan peradaban teknologi saat ini, kita harus  mampu secara mandiri dalam menghadapi arus perkembangan secara inovatif,” ungkapnya.


Pewarta: Dimas

SebelumnyaGus Kikin Paparkan Sikap Agamis dan Nasionalis KH. Hasyim Asyari
BerikutnyaGanjar Pranowo, Peran Penting Santri dan Keutuhan NKRI