Tebuireng.online– Universitas Hasyim Asy’ari kembali kehilangan dosen terbaiknya. Ustadz Mahmud Fauzi, Lc, dosen Bahasa Arab Unhasy telah berpulang dan menghembuskan napas terakhir pada Rabu (21/7/21) pukul 10.40 di RS. Sakinah Mojokerto. 

Ustadz Mahmud tercatat sebagai Ketua Jurusan Bahasa Arab pertama di Unhasy dan turut menginisiasi terbentuknya jurusan bahasa Arab bersama dengan dosen-dosen sepuh lainnya, tahun 1998.

“Ustadz Mahmud telah mengkader mahasiswa PAI yang mau “diasramakan” di rumah beliau, ketika itu di belakang minimarket B Mart Cukir,” kenang Arif Setyabudi, Dosen PBA Unhasy sekaligus mahasiswa angkatan ke-4 dibawah asuhan Ustadz Mahmud, saat acara tahlil dan kirim doa bersama secara virtual yang diselenggarakan oleh Fakultas Agama Islam, Unhasy.

Di asrama tersebut, lanjut Arif, mahasiswa-mahasiswa digembleng dengan kosa kata dan kajian-kajian keilmuan selain kebahasaan. Sehingga usaha tersebut menjadikan PBA resmi berdiri dan menerima mahasiswa baru pada tahun 1998.

Arif juga menceritakan upaya Ustadz Mahmud dalam mendirikan lembaga Bahasa yang sudah sejak lama diselenggarakan di Unhasy.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Menurutnya, secara fungsional lembaga bahasa Unhasy berdiri kurang lebih pada tahun 2008 dengan nama LPBA. Lembaga tersebut didirikan oleh Ustadz Mahmud waktu itu bersama para pengajar di lingkungan pesantren Tebuireng.

“Dan beliau menjadi ketua pada periode awal, dan memilih menyerahkan kepemimpinan kepada generasi yang lebih muda, ketika Unhasy membentuk Lembaga Bahasa di tahun 2016,” lanjutnya.

Ustadz Mahmud dikenal sebagai sosok cinta ilmu dan tidak segan belajar kepada yang muda. Almarhum juga kerap memberi motivasi positif dan juga terlibat aktif di setiap lembaga bahasa Arab di Jombang yang berfokus mengembangkan Bahasa Arab.

Diantaranya, Unhasy, Unwaha, PBA STAI Al-Tahdzib, MANPK Denanyar, MAK Perguruan Muallimat, LPBA Unhasy (sekarang Lembaga Bahasa) dan lembaga-lembaga lainnya.

Banyak yang kehilangan sosok yang cinta ilmu dan cinta keluarga tersebut, karena tidak hanya mengajarkan ilmu tapi beliau juga melahirkan banyak lulusan bahasa Arab yang menjadi dosen dan tenaga pengajar.

Selamat jalan Ustdz Mahmud Fauzi, Lc. Semoga Allah Swt mengasihi, memaafkan dosa-dosanya dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

SebelumnyaAgar Menjadi Manusia Selamat, Lakukan Hal Ini
BerikutnyaBolehkah Berkurban Tanpa Hewan?