Para narasumber seminar Sukuk Negara yang diadakan oleh Fakultas Syariah Unhasy Tebuireng di Aula lantai 3 Gedung KH. M. Hasyim, pagi tadi (23/05/2017). (foto: M. Masnun).

Tebuireng.online– Mahasiswa Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Fakultas Syariah mengadakan Seminar Nasional dalam rangka Dies Natalis Fakultas Syariah yang ke 50 di Aula H. Bachir Achmad, Gedung KH. M. Yusuf Hasyim lantai 3 pada Selasa (23/05/2017). Seminar kali ini mengangkat “Sukuk Negara: Menakar Manfaat Investasi Syariah bagi Rakyat”.

Mewakili Rektor Unhasy, Drs. H. Muhsin Ks., M.Ag, wakil rektor II Unhasy menejelaskan, seminar ini bertujuan untuk peningkatan ekonomi di perguruan tinggi.  “Maka mudah mudahan dengan seminar ini nanti masalah-masalah yang terjadi di perguruan tinggi, pada umumnya masalah dana bisa teratasi,” ungkap Muhsin.

Kemudian dilanjutkan oleh Kepala Subdirektorat Pengelolaan Transaksi Surat Berharga Syariah Negara, Langgeng Basuki, S.E., M.M., yang mewakili bapak Suminto, S.Sos., M.Sc., Ph.D., Direktur Pembiayaan Syariah. Bapak Basuki membacakan pesan yang telah ditulis oleh Direktur Pembiayaan Syariah yang berisi tentang pentingnya ekonomi syariah.

Langgeng menjelaskan, Indonesia akan diproyeksikan menjadi negara dengan ekonomi tebesar ke 7 di dunia. Pada tahun 2016 telah menjadi negara terbesar ke 6 dalam penggunaan ekonomi syariah dengan total aset keuangan sekitar 617 triliun rupiah.

“Sejak tahun 2008 pemerintah telah melakukan langkah strategis untuk mendukung perkembangan sektor keuangan syariah melalui penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (Sukuk Negara),” jelasnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Ia juga memaparkan, selama periode 9 tahun penerbitannya, peran sukuk negara menjadi semakin penting, tidak hanya sebagai sumber pembiayaan APBN (anggaran pendapatan belanja negara) dan proyek infrastruktur yang nilainya terus meningkat dari tahun ke tahun namun juga sebagai instrumen likuiditas bagi pasar keuangan syariah. Menurutnya, melalui penerbitan sukuk negara pemerintah dapat menyediakan produk keuangan berbasis syariah yang aman dan kredibel.

Narasumber yang didatangkan dalam seminar ini adalah Dr. H. Mif Rohim Syarkun, MA (Wakil Rektor III Unhasy), Prof. Dr. H. Jaih Mubarok, MA (Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia), Dwi Irianti H. SH. MA (Kepala Subdirektorat Pengembangan Pasar Surat Berharga Syariah Negara, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Dan Risiko Kementerian Keuangan Republik Indonesia) dan Yono Haryono, Ph.D (Departemen Ekonomi & Keuangan Syariah Bank Indonesia).


Pewarta:   M. Masnun

Editor:      M. Abror Rosyidin

Publisher: M. Abror Rosyidin

SebelumnyaTambah Wawasan, Jurnalis NU Pacitan Diskusi Bersama Penggerak Media Tebuireng
BerikutnyaKader PMII Jombang, Nahkoda Baru PB PMII Periode 2017-2019