Sumber ilustrasi: kompasiana.com

Oleh: Qurrotul Adawiyah*

Berita miring mengiring dusta
membawa petaka dari lembah neraka
fitnah keji menjelekkan nama
memberangus cinta, yang lama dibina jiwa

Tuduhan pembual berwatak durjana
rela merongrong kadar bahagia
walau imun cinta berlapis baja
kata-kata busuk tetap meluap saja
ia terlalu perkasa cerdik
menerkam dengan berbagai cara

Aneh
bila beraksi ia selalu bersembunyi
misi yang dituju jarang menyadari
Ia menggeliat bagai belut
menari atau berkelit bagai maling dimalam hari

Ia hidup selalu bicara bohong
datang membobol cinta disiang bolong
kadang mengintai dalam gelap
seperti kalong
adakah gerangan yang bisa menolong?

*Mahasantri Mahad Aly Hasyim Asy’ari Jombang.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online
Sebelumnya7 Tanda Orang Terlalu Baik, Apakah Kamu Termasuk?
BerikutnyaMendidik Generasi Z di Era 4.0