Dalih Langit yang Tak Terpijak

240
Sumber: rmol.co

 Oleh: Na’ul Sani*

Telak cepat kau berdalih

Berkoalisi rapi bertanda perih

Kau anggap terlampau pantas

Atas nama pantas kata terlepas

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

 

Di mana canduku terpasung

Mendalam apa dari yang kau usung

Seelok panggung yang terlalu canggung

Kau darmakan satu diksi bingung

 

Tak kau lihat jantungmu dimana berdetak

Dimana tanah kau pijak

Langit berbohong seolah kau menganggap

Tak kan satu pun rakyat menetap


*Penulis adalah Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang.

🤔  Menjelang Kepergian