Amal Ibadah Jadi Penyangga

37
Sebuah ilustrasi

Amal Ibadah Jadi Penyangga
Bernapas tak selamanya
Bersuka ria tak sepanjang masa
Ingat akhir dunia,
Hanya amal ibadah kelak yang jadi penyangga

Harta tak dibawa mati
Maslahatkanlah untuk menyelamatkan diri

Dengan berbagi,
Dengan memberi,
Pada perut-perut kosong yang sukar terisi

Hidup yang tak terprediksi ujungnya
Hendaklah tak diisi dengan yang sia-sia

Setiap langkah,
Setiap jejak yang tertinggal,
Sepatutnya dilalui untuk menjalankan segala perintahNya

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Relasi Terbaik
Tiada hidup yang abadi
Janganlah sibuk membangun relasi yang tak berarti

Relasi demi jabatan,
Relasi demi harta kekayaan,
Tiada artinya untuk keselamatan

Relasi terbaik bagi manusia
Hanya kepada Yang Maha Kuasa
Sebab, dunia akhirat adalah kepunyaanNya

Janganlah merendah-rendah pada manusia
Sebab, statusnya sesama hamba
Hanya kepada Tuhanlah merendahkan diri sepatutnya

Dunia atas kehendakNya
Akhirat bergantung pada kekuasaanNya


Ibadah adalah Keniscayaan
Udara yang terhirup ialah bentuk cintaNya
Air yang terminum ialah wujud kasihNya

Maka sangatlah durhaka,
Dikala menyembah tergesa-gesa
Dikala bersujud tak berfokus kepadaNya

Ibadah yang hanya sekejap mata
Tak sebanding dengan segala nikmatNya
Mengapa tak mampu dijalankan dengan sehikmat-hikmatnya?

MenyembahNya adalah kewajiban
Beribadah kepadaNya adalah keniscayaan
Jalankan dengan sesungguh-sungguhnya
Dengan upaya semaksimal-maksimalnya



Penulis: Yofi Wahyu Febrian Satria