Gus Hasyim: Pesantren Tebuireng Harus Menjadi Lembaga Pembentukan Karakter

9
Mudir II Pesantren Tebuireng, Gus Muhammad Hasyim saat menyampaikan sambutan di hadapan pimpinan Pesantren Tebuireng (foto: dimas)

Tebuireng.online— Dalam upaya meningkatkan kompetensi para pimpinan unit di lingkungan Pesantren Tebuireng, Mudir II Bidang Pendidikan menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Pimpinan Sekolah, Madrasah, dan Ma’had Aly di Villa Selorejo, Malang.

Pada pembukaan kegiatan, Mudir II Bidang Pendidikan Pesantren Tebuireng, Gus Muhammad Hasyim, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan di hadapan Pengasuh Pesantren Tebuireng beserta jajaran mudir.

Baca Juga: Tebuireng Lantik Pimpinan Baru, Gus Kikin Ajak Perkuat Organisasi dan Pengembangan Ilmu

Dalam laporannya, Gus Hasyim menjelaskan bahwa pembekalan tersebut merupakan rangkaian lanjutan dari proses seleksi calon pimpinan unit yang telah dilaksanakan secara bertahap. Tahapan tersebut meliputi seleksi administrasi, fit and proper test, pelantikan, hingga serah terima jabatan.

“Kegiatan pembekalan ini merupakan salah satu rangkaian dari proses penyaringan calon pimpinan unit. Kegiatan ini menjadi sangat penting untuk diikuti oleh 65 peserta dari berbagai unit yang berada di bawah naungan Yayasan Hasyim Asy’ari dan Pesantren Tebuireng,” ujarnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Menurutnya, pembekalan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengawal implementasi arah pengembangan lembaga yang telah dirancang oleh tim penyusun kebijakan.

“Karena itu, kegiatan ini penting untuk mengawal grand design yang telah disusun oleh tim pemikir sehingga implementasinya di setiap unit dapat berjalan sesuai dengan harapan,” katanya.

Selain penyampaian materi, lanjut Gus Hasyim, peserta juga akan mengikuti sesi diskusi dan penugasan yang bertujuan merumuskan berbagai inovasi sesuai kebutuhan masing-masing unit pendidikan.

Baca Juga: Sertijab Pimpinan Unit Digelar, Gus Kikin Tegaskan Tebuireng Terus Bertransformasi Menjawab Tantangan Zaman

“Melalui pembekalan ini, kita tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga berdiskusi dan menyelesaikan berbagai penugasan. Untuk sejenak, kita meninggalkan rutinitas harian agar dapat lebih fokus menyusun langkah-langkah pengembangan lembaga,” jelasnya.

Gus Hasyim menegaskan bahwa Pesantren Tebuireng tidak hanya berperan sebagai lembaga yang mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter santri.

“Pesantren Tebuireng bukan sekadar lembaga pendidikan biasa. Sebagai pesantren yang didirikan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari, kita memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pendidikan karakter, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta mengembangkan pemahaman Islam yang moderat kepada para santri,” tegasnya.

Baca Juga: 12 Unit Pendidikan Pesantren Tebuireng Lantik Pimpinan Baru