Semarak Bazar Ramadhan 2026 di Pesantren Tebuireng

96
Suasana keseruan bazar makanan dan minuman selama bulan Ramadan, dipadati santri di halaman belakang Pesantren Tebuireng Jombang (foto: albii)

Tebuireng.online— Bulan Ramadhan membawa suasana berbeda di lingkungan Pesantren Tebuireng. Selama bulan puasa, pesantren ini menggelar Bazar Ramadhan yang berlangsung mulai 20 hingga 10 Maret 2026 di area halaman belakang pesantren. Setiap sore menjelang waktu berbuka, bazar tersebut dipadati santri Tebuireng putra yang membeli jajanan dan lauk untuk berbuka puasa.

Beragam stan makanan dan minuman hadir meramaikan bazar, mulai dari jajanan ringan hingga lauk pauk. Kehadiran bazar ini tidak hanya memberi kemudahan bagi santri, tetapi juga membawa dampak positif bagi para pedagang dari masyarakat sekitar Tebuireng.

Baca Juga: Trans7 Produksi Episode Ramadan di Tebuireng, Tunggu Jadwal Tayangnya!

Qonita, salah satu pedagang minuman yang menjual duren kocok, alpukat kocok, es tebu, dan stiki milk, mengaku bersyukur bisa berjualan di lingkungan pesantren. “Alhamdulillah bisa khidmat ke santri Tebuireng, ini pasti sangat membantu warga sekitar Tebuireng,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi bazar, Jumat (20/2/2026).

Hal senada disampaikan Sahari, pedagang maklor. Ia mengaku bazar Ramadhan sangat menguntungkan bagi dirinya. “Alhamdulillah sangat menguntungkan, kami sangat bahagia. Semoga Pondok Tebuireng semakin berkah, ilmunya manfaat, barakallah,” tuturnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Firdania, yang menjual ayam geprek, aneka lauk, dan es teler krimi, juga merasakan manfaat besar dari bazar tersebut. “Ini sangat manfaat sekali. Saya baru pertama kali jualan di sini, santrinya asik dan seru,” katanya.

Baca Juga: Suasana Bazar Ramadan di Tebuireng

Sementara itu, Pak Pur, pedagang telur gulung, menyebut adanya peningkatan laba selama bazar berlangsung. “Saat ada bazar ini labanya meningkat sekitar 30 persen. Alhamdulillah lah pokoknya,” ungkapnya.

Antusiasme juga datang dari para santri. M. Hafiz Alam Hakim Aminullah asal Surabaya mengatakan bazar sangat membantu kebutuhan berbuka. “Enaklah, agak kebantu dikit ada makanan jadi nggak jajan ke luar terus, jadi lebih beragam. Tadi jajan pentol sama es habis 25 ribu,” katanya.

Abizar mengaku ingin membeli lebih banyak jajanan, namun uang sakunya sudah habis. “Pengen beli lagi banyak, tapi uangnya udah habis,” ujarnya sambil tersenyum.

Reihan Alfarizi, santri MTs, menilai bazar Ramadhan sangat seru. Hal yang sama disampaikan Alif Nurrohman. “Seru, banyak jajanan yang bisa kita beli, ada lauk tambahan buat buka,” katanya.

Baca Juga: Berkah Bulan Ramadan bagi Pedagang Bazar di Pesantren Tebuireng

Fauzan juga mengaku senang dengan adanya bazar sore hari selama Ramadhan. “Senang sekali bisa jajan sore,” ucapnya singkat.

Azam Noval, santri MTs SS, merasa bazar menjadi momen yang dirindukan. “Ayam geprek sama sempolnya enak, senang sekali. Sudah lama nggak jajan di bazar,” katanya.

Sementara itu, Danish, santri MTs, menilai bazar Ramadhan di Tebuireng selalu konsisten setiap tahun. “Seru, banyak macamnya dan murah-murah. Sudah tiga tahun di sini, pas puasa selalu ada bazar,” ungkapnya.

Salah satu penjual mengatakan, terselenggaranya Bazar Ramadhan ini, tidak hanya memfasilitasi kebutuhan santri selama bulan puasa, tetapi juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar, sekaligus menghadirkan suasana Ramadhan yang hangat dan penuh kebersamaan.



Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary