Prof. Dr. Ali Musthofa Ya'kub berbincang-bincang bersama Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid di Rumah Makan Zamzam Jombang usai memberikan kuliah umum di Tebuireng 23 Desember 2012 silam.
Prof. Dr. Ali Musthofa Ya’kub berbincang-bincang bersama Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid di Rumah Makan Zamzam Jombang usai memberikan kuliah umum di Tebuireng 23 Desember 2012 silam.

tebuireng.online– Sejumlah tokoh nasional mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya ahli hadis Indonesia dan mantan Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Ali Musthofa Ya’kub, baik melalui SMS maupun media sosial seperti Facebook dan Twitter. Diantara tokoh-tokoh tersebut, Pengasuh Pesantren Tebuireng Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah. Adik Gus Dur tersebut mengucapkan belasungkawa melalui pesan singkat yang diterima kerabat, teman, dan pengurus Pesantren Tebuireng. “Keluarga Besar Pesantren Tebuireng dan Universitas Hasyim Asy’ari menyampaikan rasa duka atas  wafatnya Prof Ali Musthofa Ya’kub. Semoga Allah SWT mengampuni semua dosa dan menerima amal almarhum,” tulis beliau. Istri Gus Sholah, Bu Nyai Faridah Salahuddin juga mengucapkan belasungkawa melalui pesan singkat. “Innalillahi wa Inna ilaihi rajiun, telah wafat KH. Ali Musthofa Ya’kub, mantan Imam Besar Masjid Istiqlal. Alllhumaghfirlahu warhamhu wa afihi wa’fu anhu,” tulis Bu Nyai Faridah. Putra Gus Sholah, Gus Ipang Wahid juga mengucapkan belasungkawa melalui akun Facebook. ” Sangat berduka sedalam-dalamnya atas wafatnya salah satu alumni terbaik PP Tebuireng, Prof. DR. KH. Ali Mustofa Ya’kub, Ketua Ikatan Alumni Pesantren Tebuireng pertama & Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, pagi ini jam 06.00. Semoga khusnul khotimah. Allahummaghfir lahu, warhamhu, wa’aafihi wa’fu ‘anhu. Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun,” ungkap beliau dalam status facebook yang dilike 351 orang. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di akun twitternya @lukmansaifuddin juga memberikan ucapan belasungkawa. Selain itu, di laman resmi Kementerian Agama RI kemenag.go.id mengatakan bahwa KH. Ali Musthofa Ya’kub adalah ulama besar dan semua berhak merasa kehilangan. “Dia tidak sekedar ulama, alim, tapi juga guru besar di bidang ilmu hadis. Mudah-mudahan para santrinya mampu melanjutkan dan menggantikan posisi dia,” tungkas beliau di rumah duka. Wakil Presiden Jusuf Kalla juga mengucapka  belasungkawa melalui twitter. “Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Duka cita mendalam atas wafatnya KH Ali Mustafa Yaqub (Imam Besar Masjid Istiqlal).Semoga Husnul Khotimah,” ungkap Pak Jk. Prof. Dr. KH. Ali Musthofa Ya’kub meninggal dunia pukul 06.00 pagi tadi (28/04/2016) di Rumah Sakit Hermina Ciputat, Tanggerang Selatan. Jenazah dikebumikan siang tadi dengan diiringi oleh ribuan orang dari berbagai kalangan. Beliau ada Pengasuh Pesantren Luhur Darussunnah dan ahli hadis Indonesia yang diakui ulama dunia. (abror)

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online
SebelumnyaIndonesia Berduka, Ulama’ Ahli Hadis, Prof. Dr. KH. Ali Musthofa Ya’kub Wafat
Berikutnya Memori Santri Darus Sunnah Mengenang KH. Ali Musthofa Ya’kub