Trik Sedekah Tanpa Melakukan Apa Pun

11
KH. Nur Hannan

Oleh: Dr. KH. Nur Hannan, Lc. M.HI.*

Di antara kepedulian dan kebaikan kepada sesama yang diajarkan kepada Islam adalah dengan bersedekah. Oleh karena itu Rasulullah mendorong dan menganjurkan kepada umatnya agar senantiasa bersedekah. Namun, Rasulullah juga menegaskan bahwa sedekah tidak hanya terbatas pada pemberian harta semata.

الحَمْدُ لِلهِ، الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ هَدَانَا سُبُلَ السَّلَامِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ الْإِسْلَامِ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِيْ إِلَى دَارِ السَّلَامِ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِيْهِمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الزِّحَامِ أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، أُوْصِيْ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Dalam kesempatan yang sangat berbahagia ini saya mengajak untuk diri saya sendiri dan juga mengajak seluruh jamaah yang hadir pada kesempatan kali ini untuk senantiasa meningkatkan kualitas ketakwaan kita kepada Allah. Dengan menjalankan apa yang diperintahkan oleh Allah dan meninggalkan larangan-larangan-Nya. Sebab dengan takwa hidup akan memperoleh keberkahan dan keselamatan di dunia maupun di akhirat kelak.

Baca Juga: Adab dan Rahasia Terkabulnya Doa

Islam adalah agama yang mengajarkan kepedulian dan kebaikan kepada sesama. Di antara kepedulian dan kebaikan kepada sesama yang diajarkan kepada Islam adalah dengan bersedekah. Oleh karena itu Rasulullah mendorong dan menganjurkan kepada umatnya agar senantiasa bersedekah. Namun, Rasulullah juga menegaskan bahwa sedekah tidak hanya terbatas pada pemberian harta semata. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Musa Al-Asy’ari r.a., Rasulullah bersabda;

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

عَنْ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ صَدَقَةٌ». قَالُوا: يَا نَبِيَّ اللَّهِ، فَمَنْ لَمْ يَجِدْ؟ قَالَ: «يَعْمَلُ بِيَدَيْهِ فَيَنْفَعُ نَفْسَهُ وَيَتَصَدَّقُ». قَالُوا: فَإِنْ لَمْ يَجِدْ؟ قَالَ: «يُعِينُ ذَا الْحَاجَةِ الْمَلْهُوفَ». قَالُوا: فَإِنْ لَمْ يَجِدْ؟ قَالَ: «فَلْيَعْمَلْ بِالْمَعْرُوفِ وَلْيُمْسِكْ عَنِ الشَّرِّ، فَإِنَّهَا لَهُ صَدَقَةٌ»

Dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Saw, beliau bersabda: “Setiap muslim wajib bersedekah.”

Baca Juga: Alasan Bulan Muharram Jadi Bulan Duka

Para sahabat bertanya: “Wahai Nabi Allah, bagaimana jika ia tidak memiliki apa-apa (untuk disedekahkan)?” Beliau menjawab: “Hendaknya, Ia bekerja dengan kedua tangannya, sehingga bermanfaat bagi dirinya sendiri lalu ia bisa bersedekah.”

Mereka bertanya lagi: “Bagaimana jika ia tidak mampu bekerja?” Beliau menjawab: “Ia membantu orang yang membutuhkan yang sedang dalam kesulitan.”

Mereka bertanya lagi: “Bagaimana jika ia tidak bisa melakukannya juga?” Beliau menjawab: “Maka hendaklah ia melakukan kebaikan dan menahan diri dari perbuatan buruk, karena sesungguhnya hal itu adalah sedekah baginya.”

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Hadis ini menunjukkan betapa luasnya pintu amal di dalam Islam. Orang yang dikaruniai harta dapat bersedekah dengan kekayaannya. Mereka yang tidak memiliki harta diperintahkan untuk bekerja secara halal, yang jika hasilnya berlebih, dapat digunakan untuk membantu sesama. Jika itu pun belum mampu dilakukan, ia tetap bisa bersedekah dengan cara mengajak kepada kebajikan. Bahkan, ketika seluruh hal tersebut masih di luar jangkauannya, ia tetap dapat bersedekah dengan cara menahan diri dari perbuatan yang merugikan orang lain.

Baca Juga: Waspada, Ini Adalah Ciri Ulama Bani Israel yang Gemar Menjilat

Pada zaman sekarang, ketika jari manusia begitu mudah menyebarkan fitnah, berita bohong (hoax), serta narasi kebencian, tindakan menahan diri dari perbuatan tersebut menjelma menjadi amal yang sangat besar nilainya di sisi Allah. Sebab, seorang muslim yang baik bukan hanya mereka yang banyak melahirkan kebaikan, melainkan juga yang mampu membentengi diri agar tidak ada keburukan yang keluar dari lisan dan tangannya.

Oleh karena itu, jangan pernah merasa tidak mampu beramal shaleh hanya karena alasan tidak memiliki harta. Selama kita masih istikamah menebar kebaikan dan menjauhi keburukan, selama itu pula pintu sedekah akan selalu terbuka lebar untuk kita. Betapa luas rahmat Allah kepada hamba-Nya; tiada lagi alasan bagi seorang muslim untuk berpangku tangan tanpa beramal, sebab setiap keadaan telah disediakan pintu kebaikannya masing-masing.

Mari kita biasakan diri untuk tumbuh menjadi pribadi yang baik, bermanfaat bagi orang lain, ringan tangan membantu sesama, gemar mengajak kepada kebajikan, serta senantiasa menjaga diri dari segala bentuk kemudaratan. Semoga Allah SWT menjadikan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang selalu diberi kemudahan dan kelembutan hati untuk bersedekah melalui berbagai bentuk kebaikan.

وَالْعَصْرِ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ


Pentranskrip: Yuniar Indra Yahya