foto: Anis

Tebuireng.online– Penerimaan Santri Baru (PSB) Pondok Pesantren Tebuireng Tahun Ajaran 2021 – 2022 untuk kali pertaman dilaksanakan secara online. Terhitung sejak tanggal 11 November 2020 pendaftaran dibuka dan ditutup pada tanggal 31 Desember 2020.

Untuk kali ini hanya membuka satu gelombang pendaftaran saja secara online. Ada beberapa tahap tes seleksi; Tes Potensi Akademik, Tes Membaca Al- Qur’an, Tes Psikologi dan Wawancara yang dilaksanakan empat hari berturut – turut, yaitu pada tanggal 23 – 24 Januari 2021 tes seleksi untuk tingkat SLTP dan Muallimin, tanggal 25 – 26 Januari untuk tingkat SLTA.

Untuk memudahkan koordinasi, panitia membuat Grup Terbuka di aplikasi Whatsapp yang total berjumlah 67 grup, berisikan peserta maupun walinya sesuai kelompok ruang tes virtual yang telah ditentukan. Peserta dipersilahkan join grup melalui tautan yang diunggah di web PSB Pesantren Tebuireng, dengan menyebarkan info melalui berbagai media sosial. Sampai batas waktu yang ditentukan, panitia merekap daftar peserta yang ada di grup Whatsapp tadi, dan jika ada yang belum bergabung, maka admin grup akan menginvite nomor WA yang terdaftar di panitia.

Karena berbasis online, panitia menyarankan kepada peserta tes untuk mencari wilayah atau area yang koneksi internetnya bagus. Selain itu, panitia membuat jadwal simulasi tes, yang berisi sosialisasi dan juga praktek langsung pelaksanaan tes. Simulasi ini dilaksanakan 2 tahap seminggu sebelum pelaksanaan tes, yaitu tanggal 16 Januari 2021 dan 21 Januari 2021.

Syifa’ul Fuad, selaku Ketua Panitia PSB menyampaikan bahwa secara umum, pelaksanaan tes seleksi PSB online di masa pandemi ini memiliki nilai plus tersediri, di antaranya peserta tidak perlu datang langsung ke Pesantren, hal ini untuk meminimalisir kerumunan, juga kondisi Pesantren yang sudah berjalan normal dengan protokol yang cukup ketat dan pembatasan santri untuk kontak dengan pihak luar. Dari sisi lain, peserta dan wali yang biasanya mengantar, kali ini tidak perlu datang jauh-jauh dari daerah asal mereka masing-masing yang membutuhkan cukup waktu dan lain-lain.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Adapun kekurangannya adalah dari segi sosial, yakni peserta maupun wali tidak bisa bertemu langsung atau silaturrahim dengan pihak pesantren, juga tidak bisa mengetahui secara langsung kondisi pondok dan sekolah yang akan ditempatinya.

“Harapan kedepannya, cukup sekali ini saja PSB online, karena orang yang akan memondokkan putra-putrinya tentunya ingin sekali melihat kondisi pondok yang akan ditujunya tersebut. Akan tetapi jika kondisi masih belum memungkinkan, dan mengharuskan sistem online, maka SDM dan perangkat penunjangnya harus dipersiakan dengan baik, agar tidak mengecawakan para pendaftar dan calon wali santri,” terang ketua panitia.

Hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 18 Februari 2021. Sementara faftar ulang dilaksanakan pada tanggal 22 Februari – 31 Maret 2021.


Pewarta: Anis

SebelumnyaBegini Ketentuan Shaf Shalat Berjamaah
BerikutnyaSebuah Nasihat, Balasan Sesuai dengan Perbuatan