sumber foto: detik.com

Tebuireng.online– Kabar bahagia dan membanggakan datang dari santri Pesantren Madrasatul Quran (MQ) Tebuireng. Santri yang hafidz ini, Ustadz Sunarto terpilih menjadi Imam Masjid di Uni Emirat Arab.

Tentunya hal ini melalui proses yang tidak mudah. Bersaing dengan 300 lebih penghafal Al Qur’an (hafidz) dari berbagai penjuru tanah air untuk mendapatkan tiket ke UEA.

Dilansir dari detik.com, Ustadz Sunarto telah melalui 2 kali ujian di Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk lulus seleksi menjadi imam di Negara kaya minyak tersebut.

Ujian tahap pertama melibatkan juri yang ditunjuk Kemenag pada 2-4 Desember 2020. Tes kedua dinilai 5 syekh atau ulama besar dari UEA pada 3-5 Maret 2021.

“Tesnya meliputi hafalan Al Qur’an, Fiqih ibadah dan Bahasa Arab,” ungkap Ustadz Sunarto kepada detikcom, Selasa (11/5/2021).

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Saya bersyukur bisa menjadi imam masjid di UEA. Saya ingin membanggakan orang tua,” ungkapnya.

Mimpi Ustadz Sunarto untuk berdakwah dan belajar di luar negeri akhirnya menjadi kenyataan. Ia terpilih menjadi 1 dari 27 hafiz yang akan diterbangkan UEA Juni nanti.

Sesuai surat dari Kedutaan Besar RI untuk UEA di Abu Dhabi nomor B-00166/Abu Dhabi/210414 tanggal 14 April 2021 tentang Hasil Seleksi Imam Asal Indonesia.

Ustadz Sunarto akan menjadi imam masjid untuk shalat lima waktu dan khotbah Jumat di UEA setidaknya selama tiga tahun.

Akan tetapi ia belum mengetahui masjid yang bakal menjadi tempatnya bertugas nanti. Bisa saja dia ditempatkan di Abu Dhabi, Ajman, Dubai, Fujairah, Ras al-Khaimah, Sharjah, atau Umm al-Qaiwain.

“Bumi Allah SWT ini luas. Saya ingin bisa merasakannya. Sehingga saya bisa menambah pengalaman, mengasah Bahasa Arab dan mudah-mudahan saya bisa sekolah lagi di sana,” jelas Ustadz Sunarto.

Rencananya, Ustadz Sunarto dan 26 hafiz yang terpilih menjadi imam masjid di UEA akan diterbangkan Juni nanti.

Berbagai persiapan pun dilakukan. Mulai dari mengumpulkan berbagai dokumen ke Kemenag dan tinggal menunggu arahan Kemenag untuk membuat Visa.

“Rencana Juni itu diberangkatkan semua 27 orang. Kalau sudah 4 bulan magang dan ditempatkan di masjid yang tetap, baru boleh menjemput keluarga,” tandasnya.

Semoga Ustadz Sunarto diberi kelancaran baik dalam perjalanan maupun setibanya di sana, ilmunya manfaat barokah dan kita semua bisa mengikuti rekam jejak Ustadz Sunarto.

Perepro: Indah Naila

Sumber berita: detik.com

SebelumnyaKudaireng Juarai Tausiyah Ramadan PCINU Korea Selatan
BerikutnyaUcapan Terima Kasih untuk Pembangun Sahur