Nur Hasan Fadhil, dalam Musabaqah Hifzil Quran wal Hadis tingkat Asia dan Pasifik, (2-3/05/17) yang diadakan di Masjid Istiqlal Jakarta.(sumber foto: Dokumentasi PPMQ)

Tebuireng.online- Santri Pondok Pesantren Madrasatul Quran (MQ) Tebuireng berhasil menjuarai Musabaqah Hifzil Quran wal Hadis tingkat Asia dan Pasifik, (2-3/05/17) yang diadakan di Masjid Istiqlal Jakarta oleh Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud.

Kabar tentang kemenangan santri bernama Nur Hasan Fadhil tersebut diungkapkan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng KH. Abdul Hadi Yusuf. “Kami bersyukur karena ini adalah tahun kedua santri MQ berhasil menyabet gelar juara di ajang bergengsi untuk kategori hafalan 20 juz,” ujar pria yang akrab dipanggil Gus Didik itu, Rabu (10/05/17).

Tahun 2016, lanjut Gus Didik, santri MQ bernama Sholahuddin Al-Ayyubi bahkan berhasil meraih Juara 1 kategori 30 juz dalam perlombaan bergengsi tersebut. “Selain mondok di MQ, kebetulan dia memang warga asli Dusun Tebuireng, dan telah mengikuti prosesi wisuda qiraah sab’ah (tujuh macam cara membaca Al Quran) pada 2015,” imbuh alumnus Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya ini.

Tahun lalu, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Timur mengirimkan tiga orang peserta kategori 30 juz untuk seleksi di tingkat nasional. “Namun, saat memasuki lomba di tingkat ASEAN dan Pasifik, hanya tinggal Sholahuddin. Alhamdulillah, akhirnya dia berhasil meraih Juara 1,” tutur salah satu putra pendiri MQ ini.

Berbeda dengan Sholahuddin, Nur Hasan Fadhil adalah santri angkatan 2009 di Madrasatul Quran dan telah mengikuti wisuda tahfidh pada 2013 lalu. Atas prestasi tersebut, putra dari Rusydi Mizan tersebut langsung mendapatkan undangan dari Kerajaan Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini. “Selain itu, dia juga mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 4.000 dolar Amerika,” imbuh Gus Didik.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Sebelumnya, saat menyampaikan laporan pelaksanaan musabaqah di Istana Negara, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kepercayaan, kehormatan, dan lambang persahabatan yang tidak ternilai bagi umat Islam dan bangsa Indonesia.

“Untuk tahun ini, jumlah peserta Musabaqah Hafalan Al Quran dan Hadis tingkat Asia Pasifik sebanyak 96 orang. Terdiri atas 83 orang peserta hafalan Al Quran dan 13 orang peserta hafalan hadis, serta 16 orang official yang datang dari 17 negara,” ujar Lukman dalam upacara penutupan musabaqah yang juga dihadiri Presiden Joko Widodo.

Tampak hadir dalam acara tersebut, antara lain Menko PMK Puan Maharani, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Selain itu, hadir juga  Pangeran Khalid bin Abdul Aziz, Duta Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta, duta besar negara-negara sahabat, dan para peserta musabaqah.


Pewarta : Nur Hidayat

Editor : Munawara, MS

Publisher : Rara Zarary

SebelumnyaLiburan UNBK, Kegiatan Seru Ini Mengisi Liburan SMP A. Wahid Hasyim
BerikutnyaMemetik Arti, Perbedaan “Julie Estelle dan Sandra Dewi”