
Tebuireng.online— SMK Plus Khoiriyah Hasyim menggelar pentas seni dalam rangka Anniversary ke-16 yang berlangsung meriah di lapangan sekolah pada Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini menjadi ajang ekspresi kreativitas sekaligus perayaan kebersamaan seluruh warga sekolah dengan mengusung tema “Menyulam Budaya, Merajut Warisan, Menenun Masa Depan”.
Beragam penampilan seni ditampilkan oleh siswa dari berbagai kelas, mulai dari tari kreasi daerah, tari tradisional Jawa, peragaan busana adat dan modern, penampilan musik, drama, hingga pembacaan puisi. Acara ini dihadiri kepala sekolah, pembina OSIS, jajaran kesiswaan, para guru, serta seluruh siswa dengan jumlah sekitar 105 orang.
Baca Juga: Ingat Kembali Sejarah Berdiri SMK Plus Khoiriyah Hasyim Lewat Pentas Seni Anniversary ke-16
Salah satu penampilan yang menyita perhatian adalah Tari Kreasi Dayak yang dibawakan Alviana Safira, siswi kelas XI DKV, bersama empat rekannya. Alviana mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan melalui latihan rutin hampir setiap malam selama satu bulan. Meski menghadapi berbagai kendala teknis, ia mengaku bangga dengan hasil yang ditampilkan. “Yang paling terasa itu kekompakan dan solidaritas tim. Kontribusi tiap anggota terlihat, dan ini jadi pengalaman baru bagi kami,” ujarnya.
Ketua OSIS SMK Plus Khoiriyah Hasyim, M. Hilmi Fatah, berharap kegiatan ini dapat menjadi pijakan positif bagi angkatan selanjutnya. “Semoga angkatan Aji Saka 2024–2027 ke depan bisa lebih solid, kreatif, dan sukses bersama,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Anniversary ke-16, M. Najihul Fahmi, menilai kegiatan tersebut sebagai pengalaman berharga dalam berorganisasi. Ia mengakui bahwa proses persiapan selama kurang lebih dua bulan tidak selalu berjalan mulus. “Meski banyak tantangan, justru dari situ kami mendapat banyak pelajaran berorganisasi,” ungkapnya.
Penampilan lain datang dari Inayahtul Udzma, siswi kelas X BC, yang mengikuti peragaan busana adat Jawa. Ia mengaku sempat merasa gugup saat tampil di hadapan banyak penonton. Dari kelas yang sama, Aulia Puspa Sya’bana turut ambil bagian dalam Drama Kemerdekaan bersama sekitar 15 siswa lainnya. Ia menyebutkan bahwa persiapan drama dilakukan selama satu minggu.
Baca Juga: Tumbuhkan Kreativitas Santri, SMK Plus Khoiriyah Hasyim Gelar Pesantrif Meriah
Seni tradisional turut dihadirkan melalui penampilan jaranan yang dibawakan Torik Fatih, siswa kelas XI BC, bersama William Bandi dari kelas X BC. Keduanya mengaku senang bisa terlibat dalam pelestarian seni budaya lokal melalui penampilan tersebut.
Suasana haru menyelimuti lapangan sekolah saat Risma Nur Talita membacakan puisi karya temannya di hadapan seluruh siswa. Puisi tersebut mengisahkan perjalanan angkatan sejak kelas X hingga mendekati kelulusan, termasuk kenangan atas tiga teman mereka yang telah lebih dahulu berpulang.
Pentas seni Anniversary ke-16 SMK Plus Khoiriyah Hasyim menampilkan beragam kreasi, seperti tari kreasi Dayak, tari tradisional Jawa, peragaan busana adat dan modern, penampilan musik, drama Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari, drama legenda Aji Saka, serta pembacaan puisi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan usia sekolah, tetapi juga ruang pelestarian budaya dan penguatan solidaritas antar siswa.
Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary


















