Prof. Maskuri Bakri Ungkap Misi Strategis dan Rangkaian Acara Harlah 1 Abad NU

61

Tebuireng.online— Memperingati momentum bersejarah satu abad berdirinya Nahdlatul Ulama (1926–2026), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur secara resmi menggelar Kick Off Harlah 1 Abad NU dan Sarasehan Pesantren dan Kebangsaan. Kegiatan ini dipusatkan di Universitas Islam Malang (UNISMA) pada Rabu (7/1/2026).

Ketua Panitia Harlah 1 Abad NU, Prof. Dr. H. Maskuri Bakri, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan UNISMA sebagai lokasi penyelenggaraan telah melalui pertimbangan matang dan mendapat restu PWNU Jawa Timur.

Baca Juga: Gus Kikin Hadiri Kick Off Harlah 1 Abad NU, Tegaskan NU Rumah Besar Umat

“UNISMA dipilih karena merupakan universitas Nahdlatul Ulama terbesar di Indonesia,” ujar Prof. Maskuri.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan Harlah 1 Abad NU ini berlandaskan Surat Keputusan PWNU Jawa Timur Nomor 746/XII/2025 tertanggal 24 Desember 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Memperkokoh Jam’iyyah, Tradisi, Kontribusi, dan Mengembangkan Peradaban.”

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Ketua Umum Presidium Nasional IKAPETE tersebut juga mengungkapkan bahwa Harlah 1 Abad NU memiliki lima misi strategis, yaitu:

  1. Mengembangkan kompetensi serta mengekspos sumber daya NU guna memperkokoh khidmah bagi bangsa dan negara.
  2. Meningkatkan pemahaman budaya pesantren dan spirit perjuangan para masyayikh serta muassis NU dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
  3. Menjadikan budaya sebagai sarana dakwah dan wujud nyata pengabdian terhadap agama dan kehidupan sosial.
  4. Memperkuat komitmen kebangsaan sebagai landasan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
  5. Merawat tradisi dan spiritualitas jamaah sebagai modal NU dalam menghadapi tantangan global.

Salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan ini adalah Sarasehan Pesantren dan Kebangsaan. Sarasehan tersebut mengangkat filosofi pesantren sebagai taman subur tempat tumbuhnya benih-benih ulama.

Baca Juga: KH. Achmad Roziqi Tegaskan Pesantren sebagai Soko Guru Moral Bangsa

“Benih-benih ulama ini dipupuk dengan air ilmu dan cahaya ketakwaan. Selama ini, merekalah yang menjadi penyangga utama tegaknya bangsa dan keutuhan NKRI,” tutur Prof. Maskuri.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa peringatan Harlah 1 Abad NU akan diisi dengan 13 rangkaian acara yang berlangsung mulai 24 Januari hingga 8 Februari 2026.

Baca Juga: Tasyakuran 1 Abad NU di Tebuireng, Kiai Nurul Huda Djazuli: Warga NU Harus Kompak

Sekitar 1.000 tamu undangan dijadwalkan hadir sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan peringatan Satu Abad NU. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Anwar Mansur, Katib Syuriyah, jajaran Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, para kiai, nyai, dan gus dari berbagai pesantren, Wakil Gubernur Jawa Timur, Ketua DPRD Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, jajaran Forkopimda Jawa Timur, Wali Kota Malang, Ketua DPRD Kota Malang, serta seluruh Ketua PCNU se-Jawa Timur.



Pewarta: Muzdalivah
Editor: Rara Zarary