Muktamar Turats Nabawi (MUTUN) Mahad Aly Hasyim Asy’ari Akan Selenggarakan Bahtsul Masail Membahas Isu Ekologi

214

Tebuireng.online— Bahtsul Masail Nasional dalam rangkaian Muktamar Turats Nabawi (MUTUN) Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng akan digelar pada Rabu–Kamis (10–11/12/2025), dengan fokus pembahasan pada isu-isu ekologi. Tema ini dipilih karena urgensi situasi lingkungan global yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Jika sebelumnya dunia berada pada fase Climate Change (Perubahan Iklim), kini para pakar menyebut bahwa umat manusia telah memasuki era Global Boiling (Pendidihan Global), sebuah kondisi yang menggambarkan percepatan kerusakan lingkungan secara ekstrem.

Baca Juga: Dari Hilirisasi hingga Wakaf Konservasi: Daftar Masalah Krusial di Meja Bahtsul Masail Tebuireng

Kerusakan ekologis akibat eksploitasi alam telah memicu kekacauan musim, gagal panen, hingga polusi udara dan air yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Atas dasar itu, Mahad Aly Hasyim Asy’ari memandang penting untuk menghadirkan kajian fikih yang komprehensif agar problem lingkungan dapat dijawab melalui perspektif syariat.

Dalam forum ini, empat tema krusial akan dibedah secara mendalam:

  1. Hilirisasi Sumber Daya Alam dalam Perspektif Fikih Lingkungan
  2. UU Cipta Kerja dan Implikasinya terhadap Perlindungan Lingkungan
  3. Green Wakaf sebagai Instrumen Konservasi Modern
  4. Hifdzul Bi’ah dalam Maqashid Syariah: Menelaah Gagasan Syekh Yusuf Al-Qaradhawi

Keempat tema tersebut akan dituntaskan dalam dua jalsah selama pelaksanaan Bahtsul Masail MUTUN.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Baca Juga: Usung Tema “Eko-Sunnah”, 150 Santri Pilihan Nasional Siap Beradu Argumen di Mahad Aly Hasyim Asy’ari

Untuk memperkuat pembahasan, forum ini akan menghadirkan Tim Ahli dari WALHI yang memberikan paparan komprehensif terkait kondisi dan problem lingkungan di Indonesia. Sementara itu, jajaran Dewan Mushohih dan Muharrir diisi oleh para tokoh kompeten di bidangnya.
Dewan Mushohih terdiri atas KH. Mukhlis Dimyati dan KH. Zahro Wardi, sedangkan Dewan Muharrir meliputi:

  • Dr. H. Achmad Roziqi, Lc., M.H.I
  • Kiai Mahfud Ali Amari, S.Ag
  • Ustadz Shofiyul Muhibbin
  • Ustadz Arif Ridwan Akbar

Ketua Panitia sekaligus Kepala LBM Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, Ustadz Ahmad Wasil Syahir, S.Ag., menegaskan bahwa hasil Bahtsul Masail ini tidak boleh berhenti pada tataran teoritis atau normatif semata. “Setiap keputusan harus mampu memberikan dampak nyata, baik dalam bentuk regulasi maupun langkah implementatif untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui forum ini, diharap dapat melahirkan rumusan fikih lingkungan yang moderat, aplikatif, dan menjadi kontribusi pesantren terhadap upaya penyelamatan bumi.



Pewarta: Fandy Akmal
Editor: Rara Zarary