Momen Hari Pahlawan, HMP PAI Unhasy Diskusikan Perjuangan KH. Hasyim Asy’ari

172
Para mahasiswa anggota HMP PAI Unhasy duduk berdiskusi tentang perjuangan Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari dalam momen Hari Pahlawan pada Sabtu (11/11/2017). (Foto: Dok Panitia).

Tebuireng.online— Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy) Tebuireng punya cara sendiri dalam memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November. Pada Sabtu (11/11/2017) mereka mengadakan diskusi tentang perjuangan Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari di teras gedung Fakultas Agama Islam.

Peserta yang hadir mayoritas merupakan mahasiswa Prodi PAI. Namun, tampak hadir beberapa  mahasiswa prodi dan fakultas lain turut berdiskusi, seperti dari Fakultas Teknik, Fakultas Pendidikan dan Program Pascasarjana.

Ketua Panitia Hasan Albana. menjelaskan, tujuan diadakan kegiatan ini untuk memperingati Hari Pahlawan khususnya pahlawan nasional dari Tebuireng, yaitu Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari. “Sebagai mahasiswa Unhasy yang almamaternya menggunkan nama Hasyim Asy’ari wajib tahu tentang perjuangan beliau,”  tuturnya.

Selain itu, Ketua HMP PAI, Sigit, mengatakan, dengan kegiatan ini, mahasiswa bisa mewarisi dan melanjutkan perjuangan beliau. “Mungkin metode (perjuangan) yang kita pakai berbeda. Kalau dulu mereka berjuang dan perang secara dengan senapan dan bedil, sekarang kita bisa perang opini, gagasan, dan ide dengan karya baik tulisan ataupun yang lainnya,” tutur

Diskusi ini dipandu oleh M. Irkham Tamrin, S.H. Dalam diskusi tersebut, ia memantik kesadaran peserta diskusi untuk lebih dalam mengenal KH Hasyim Asy’ari. Ia mengatakan bahwa wajib bagi mahasiswa Unhasy untuk mengetahui biografi dan perjuangan Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari. “Tidak hanya sekedar tahu akan tetapi bisa meneruskan dan merefleksikan pikiran-pikian dan perjuangan beliau baik dalam pendidikan, keislaman, dan keindonesiaan,” jelas pengurus PC PMII Jombang itu.


Pewarta:            Ir

Editor/Publisher: M. Abror Rosyidin

  KH. Irfan Sholeh : Generasi Muda NU Harus Dirawat Dengan Baik