Direktur Pemberitaan Media Indonesia, Ade Alawi saat bersama santri Tebuireng.

Tebuireng.online– Pelatihan ‘Jurnalistik Santri di Era Digital’ digelar dalam rangkaian penyusunan buku Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari oleh Media Group Network. Kegiatan itu diikuti sekitar 50 peserta yang berasal dari santri unit SMA/MA dan anggota tim media Pesantren Tebuireng, Senin (8/8/2022).

Dalam acara tersebut peserta didampingi oleh Ade Alawi (DEPUTI Direktur Pemberitaan Media Indonesia) dan Mudir Bidang Pendidikan Pesantren, H. Kusnadi. Titik poin agenda ini membahas dasar-dasar jurnalistik, terutama mengenai pembuatan berita.

Ade Alawi panjang lebar menjelaskan topik ini, sejak 08.30-11.00 WIB. Acara yang digelar di aula lt.1 Gedung Yusuf Hasyim ini mendapat animo besar dari para peserta. Terbukti hampir separuh dari peserta mengajukan pertanyaan ketika sesi tanya jawab dibuka.

“Wah baru kali ini saya mengisi acara dapat antusias begitu besarnya,” respons Ade Alawi menanggapi suasana aktif dalam ruang itu.

Poin penting lainnya yang disampaikan pemateri yakni terdapat empat sifat penting yang patut dimiliki seorang yang melakukan tugas jurnalistik.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Ada empat sifat wajib yang harus dimiliki seorang jurnalis. Pertama, sidik atau benar. Benar bukan hanya dalam materi saja, tapi yang terpenting adalah benar dalam jati diri,” terangnya.

Kedua, lanjut Ade, yaitu sifat amanah. Seorang jurnalis harus sesuai dengan standar jurnalistik. Ketiga, tablig, berani menyampaikan suatu peristiwa sesuai fakta yang benar. Dan terakhir, fatanah, seorang jurnalis harus cerdas dalam berpikir dan bertindak.

Di akhir sesi, seluruh peserta diminta untuk mempraktikkan materi pelatihan. Pemateri bekerja sama dengan tim media Tebuireng juga memberikan pendampingan kepada para santri yang tergabung dalam pelatihan ini agar lebih giat menulis.

Pewarta: Yuniar Indra

SebelumnyaTarim, Tanah Berdebu Menjadi Guru
BerikutnyaKontekstualisasi Larangan Buang Hajat Menghadap dan Membelakangi Kiblat