Peziarah makam masyaikh memadati Pendopo makam. (Foto: Ririf)

tebuireng.online– Sebagai Guru Bangsa, sosok KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab dipanggil Gus Dur terus dirindukan dan diingat jasa-jasanya. Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya jumlah peziarah menjelang Haul ke-7 cucu KH. Hasyim Asy’ari tersebut. Bahkan data yang didapat dari penjaga gerbang makam, jumlah tersebut meningkat hingga dua kali lipat dari hari-hari biasanya.

Selain peziarah yang berasal dari Kota Santri, banyak juga peziarah yang datang dari berbagai daerah, mulai daerah di Jawa Timur hingga luar Jawa. Bahkan, mereka rela menunggu di depan pintu gerbang masuk makam saat jadwal untuk para peziarah masih belum dibuka pukul 08.00 WIB pagi atau pukul 20.00 WIB malam.

Irul Ashera, salah satu satpam di area makam Gus Dur mengungkapkan, peziarah yang datang  ke makam Tebuireng rata-rata di atas 3 ribu orang setiap harinya. “Alhamdulillah peziarah terus meningkat  dalam waktu terakhir ini di atas 3 ribu peziarah, hingga mencapai 5 ribu,” katanya kepada Tebuireng Online, Jumat (23/12/2016) kemarin sore.

Ia menambahkan, antusias pengunjung terkadang hingga melampaui batas waktu yang ditentukan. “Seharusnya jam segini (16.00 WIB, red) ditutup dulu, waktunya santri beraktivitas, nanti malam dibuka lagi, ini saya menunggu jamaah keluar dulu, gerbang di depan sudah kita tutup,” tandasnya.

Di Jombang, Haul ke-7 Presiden ke-4 Republik Indonesia KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Pesantren Tebuireng baru akan diadakan pada tanggal 07 Januari mendatang, sedangkan di Ciganjur telah diadakan pada kemarin malam (23/12/2016). Haul Gus Dur juga diadakan di beberapa tempat di berbagai daerah dengan kemasan yang berbeda-beda.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Pewarta:      Rif’atuz Zuhro

Editor:         M. Abror Rosyidin

Publisher:    M. Abror Rosyidin

SebelumnyaTangis Haru Warnai Wisuda Hafidh XXVIII dan Binnadlar XXVI PP. Madrasatul Qur’an
BerikutnyaSeberkas Rindu untuk Surgaku, Sajak-sajak Cinta untuk Ibu