Judul Buku: Jatuh dan Cinta
Penulis: Boy Candra
Penerbit: Media Kita
Tebal: 244 halaman
Jenis Buku: Fiksi
ISBN: 978-979-794-548-0
Cetakan: Pertama 2017
Perensensi: Dian Bagus*

“Semua yang telambat tak seindah dulu lagi, maka kenang sajalah.” Kutipan ini merupakan isi bagian pertama dalam buku Jatuh dan Cinta karya Boy Candra.

Boy Candra lahir di Parir, Sumatra 21 November 1989. “Jatuh dan Cinta” adalah buku ke-12 yang diterbitkan. Boy Candra memiliki genre yang digemari kalangan muda: Novel, Kumpulan Cerpen, Buku Puisi, dan Buku Prosa non-fiksi, Boy yang kerap disapa para fansnya aktif menulis sejak 2011 serta aktif di berbagai media sosial salah satunya Twitter yang paling ditunggu kaum-kaum remaja.

Dalam Buku “Jatuh dan Cinta” ini berisi sajak-sajak yang melukiskan pengalaman hidup dirinya serta orang lain. Ditulis berdasarkan kisah nyata serta dari beberapa orang yang mengirim pesan singkat berupa curhatan kepada penulis. Buku ini memuat sajak-sajak yang persis ketika orang melakukan kesalahan dalam kehidupannya terumata ketika patah hati namun bukan itu saja buku “Jatuh dan Cinta” ini menginspirasi.

Membangun semangat untuk melanjutkan hidup setelah kejadian maupun hati yang sedang patah. Buku yang berisi sajak serta menyayat hati kaum muda manapun, mulai dari seseorang yang bertahan atas penghianatan cintanya, sesorang yang ingin terus menggapai mimpi-mimpinya walaupun banyak yang tidak suka dengan caranya, sampai seseorang yang ingin pergi dari kehidupan masa lalunya yang menyedihkan. Buku ini sangat cocok untuk yang ingin melanjutkan impian yang dulunya pernah patah dan ingin kembali tegak berdiri menggapai impiannya walaupun sendiri dan yang berjuang melupakan masa lalu.

Buku ini berisi sajak ringan dan mudah dipahami pembaca, tidak menggunakan bahasa kiasan yang sulit dimengerti, sajak yang indah karena dari kisah oleh sang inspirator dapat digambarkan secara nyata oleh sang penulis.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Penulis berhasil membawa suasana dalam isi buku larut ke dalam bacaan, dan mungkin pembaca pernah merasakan hal tersebut yang teramat dalam serta penyisipan kata disetiap penggantian bab yang menarik dan cover yang membuat orang ingin tau apa isi buku tersebut.

*Mahasiswa Unhasy Tebuireng Jombang.

SebelumnyaWays to Set Goals and Achievement, Aktivis Lingkungan Tri Mumpuni
BerikutnyaKata yang Tak Sempat Terucap