Hardiknas 2026, SMA A. Wahid Hasyim Tekankan Pendidikan Berkualitas dan Adaptif Teknologi

102
Pelaksanaan Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman SMA A Wahid Hasyim Tebuireng (foto: albii)

Tebuireng.online— Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), SMA A. Wahid Hasyim Tebuireng menggelar upacara bendera pada Sabtu (2/5/2026) di lapangan sekolah. Kegiatan ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” dan diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI serta dewan guru.

Baca Juga: SMA A Wahid Hasyim Tebuireng Peringati Hari Kartini dengan Semangat Emansipasi

Upacara berlangsung khidmat dengan sentuhan berbeda. Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah menampilkan grup paduan suara yang membawakan lagu-lagu nasional hingga Mars SMA A. Wahid Hasyim, sehingga menambah semarak peringatan Hardiknas tahun ini.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMA A. Wahid Hasyim, Djoko Suwono, menyampaikan empat poin penting dalam amanatnya, yaitu filosofi tema Hardiknas, fokus program pendidikan, penguatan karakter, serta refleksi perjuangan Ki Hajar Dewantara.

“Hari ini menjadi momentum penting bagi siswa untuk memahami makna pendidikan. Pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga orang tua,” ujarnya. Ia juga berharap perkembangan teknologi yang pesat tidak menggerus nilai-nilai karakter siswa.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Harapannya, pendidikan ke depan tetap kuat secara karakter meskipun teknologi berkembang luar biasa,” tambahnya.

Hal senada disampaikan oleh Yuli Kharisma Dzati, guru Matematika, yang menekankan pentingnya literasi teknologi di kalangan siswa. “Semoga pendidikan semakin maju dan siswa tidak buta teknologi. Di era kecerdasan buatan (AI) seperti sekarang, penggunaan teknologi diperbolehkan, tetapi tetap harus dengan pendampingan,” ungkapnya.

Baca Juga: Skor 52–58 di Final, SMA A. Wahid Hasyim Ukir Prestasi di EBL 2026

Dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan juga datang dari para siswa. Andaka, siswa kelas XI-3, berharap kualitas sumber daya manusia semakin meningkat. “Semoga pembelajaran yang kita jalani mampu mendorong kita menjadi generasi emas Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Rendi, yang juga dari kelas XI-3, menambahkan bahwa pesantren perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Semoga pesantren mampu mengimbangi kemajuan era modern,” katanya.

Siswa-siswi SMA A WH yang mendapatkan penghargaan dari sekolah, dari prestasi non akademik hingga Duta Baca Perpustakaan (foto: albii)

Di akhir kegiatan, sekolah memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi dalam lomba penulisan esai dan turnamen catur, serta mengumumkan Duta Baca Perpustakaan tahun 2026.

Baca Juga: Paskibra SMA A Wahid Hasyim Raih Perintis 5 dan Best Supporter di LKBB Elang Sakti 2026

Berikut daftar penerima penghargaan:

Lomba Penulisan Esai (Juara Harapan I):

  • Aldebaran Assadana Putra (XI-3)
  • Fairus Elzuhri (XI-3)
  • Fajar Satrio (XI-2)

Turnamen Catur:

  • Peringkat 7: Adib Al Basid
  • Peringkat 8: Naufal Al Salahuddin
  • Peringkat 7: Aisyah Nabilatul Nur S.
  • Peringkat 7: Rahma Aulia Zilmi

Duta Baca Perpustakaan 2026:

  • Wafi Ahmad Izul (X-5)
  • Nur Aida Xenia (X-9)

Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary